Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang Lolayan Pertanyakan Kewajiban CSR PT BDL

uluhan warga lingkar tambang saat aksi di jalan menuju PT BDL. (foto: Sulawesion.com)

Bolmong, DetikManado.com – Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang PT Bulawan Daya Lestari (BDL) di Kecamatan Lolayan, mempertanyakan kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Perseroan Terbatas (PT) Bulawan Daya Lestari ( BDL) sejak berdiri 2009 silam.

Hal ini ditinjak lanjuti dengan menggelar aksi damai di jalan trans Amurang-Kotamobagu-Doloduo (AKD) tepatnya di simpang empat pintu masuk menuju ke perkebunan Desa Mopait, Kamis (18/08/2022).

Koordinator lapangan (Korlap), Viki Arisandi Ilam dalam orasinya mengatakan, mempertanyakan kewajiban perusahaan PT BDL dalam bentuk CSR sejak berdiri 2009 silam.

“Tuntutan kami terkait kewajiban CSR oleh pihak perusahaan yang sejak tahun 2009 sampai dengan hari ini diabaikan oleh pihak perusahaan,” teriak viki dalam orasinya, seperti yang dikutip Sulawesion.com.

Selain itu, teriak salah satu orator aksi damai Sandi Satria Dama, meminta dan mendesak pemerintah untuk meninjau Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) serta membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan ini.

Komentar Facebook