Bitung, DetikManado.com – Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Bitung menyelenggarakan Pelatihan Teknis Pengelolaan Dokumen dan Informasi Hukum serta Pelatihan Teknis Penulisan Opini, Berita, dan Press Release Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang digelar pada, Rabu (20/5/2026) ini, sebagai upaya meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Hukum dalam mengdibuka perkembangan informasi publik yang semakin cepat, dinamis, dan berbasis digital.
Kasi Penyelenggaraan Bapelkum Bitung, Musa Paparang dalam laporannya menjelaskan, pengelolaan dokumen dan informasi hukum memiliki peran penting dalam mendukung tertib administrasi, penyediaan dokumentasi hukum, serta pelayanan informasi publik yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Selain itu, kemampuan menyusun opini, berita, dan press release juga menjadi bagian strategis dalam mendukung komunikasi publik dan publikasi kebijakan institusi secara profesional dan terpercaya,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Pelatihan Teknis Pengelolaan Dokumen dan Informasi Hukum berlangsung selama 7 hari dengan jumlah 30 peserta. Sedangkan Pelatihan Teknis Penulisan Opini, Berita, dan Press Release dilaksanakan selama 5 hari dengan jumlah 40 peserta.
Peserta berasal dari wilayah kerja Bapelkum Bitung yang mencakup 10 Kantor Wilayah Kemenkum di Sulawesi, Maluku, Papua dan Papua Barat.
Selanjutnya Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani yang sambutannya dibacakan oleh Kabapelkum Bitung, Sudarsono.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan informatif.
”Di era digital saat ini, ASN dituntut tidak hanya mampu memberikan pelayanan publik dengan baik, tetapi juga mampu mengelola informasi dan menyampaikan komunikasi publik secara efektif kepada masyarakat,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dokumen dan informasi hukum berbasis digital. Selain itu juga meningkatkan kemampuan komunikasi publik melalui penulisan opini, berita, dan press release yang objektif, komunikatif, dan informatif guna mendukung citra positif institusi pemerintah. (yos)















