Bawaslu Sebut 115 TPS di Sulut Berpotensi Lakukan PSU

Bebsite Bawaslu Sulut

MANADO, DetikManado.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mengumumkan potensi pemungutan suara ulang/sululan di 115 TPS, Kamis (15/04/2019), melalui situsnya, http://sulut.bawaslu.go.id.

Pada siaran pers tersebut, Bawaslu menyebutkan hasil pemantauannya bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota sampai pukul 22.00 WITA, menemukan adanya dugaan potensi Pemungutan Suara Ulang/Susulan di Kabupaten/Kota se- Sulawesi Utara dengan total 115 TPS.

Adapun TPS yang disebutkan yakni Kabupaten Minahasa (2 TPS), Kepulauan Talaud (3 TPS, Kotamobagu (2 TPS), Minahasa Selatan (6 TPS), Tomohon (1 TPS), Manado (87 TPS), Bitung (1 TPS), Minahasa Utara (13 TPS).

Berikut uraian penyebab TPS tersebut berpotensi melakukan pemungutan suara ulang atau susulan :

  1. KPPS setempat mengizinkan pemilih dengan E-KTP luar daerah yang tidak memiliki form A.5 (Pindah Memilih) untuk memilih di TPS.
  2. Adanya Pemilih yang tidak terdaftar di DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) serta ber E-KTP di luar daerah kemudian memberikan suara di TPS.
  3. Adanya Pemilih yang mencoblos lebih dari 1 kali di TPS yang berbeda.
  4. Adanya pemilih yang menggunakan E-KTP di luar daerah yang tidak tercatat sebagai pemilih DPTb (tidak memiliki form.A5) dan E-KTP yang sudah habis masa berlakunya memberikan suara di TPS.
  5. Adanya Pemilih yang menggunakan form A.5 palsu untuk mencoblos di TPS.
  6. Adanya pemilih yang mencoblos 2 surat suara yang sama dan memasukkan ke dalam kotak suara.
  7. Adanya KPPS yang memberikan jenis surat suara untuk pemilih DPTb (pemilih yang menggunakan form A.5) yang tidak sesuai dengan ketentuan.
  8. adanya pemilih yang memasukkan surat suara di kotak suara yang berbeda dengan jenis surat suara tersebut.
  9. Terjadi penghentian perhitungan suara di TPS disebabkan adanya temuan pemilih luar daerah yang tidak memiliki form A.5 memilih di TPS.
  10. Adanya pemilih yang memberikan suara di TPS yang berbeda dengan domisili pemilih tersebut.
  11. Adanya TPS yang tidak terdapat surat suara untuk calon anggota DPD.

(*/red)

Komentar Facebook