Begini Rangkaian MoU Unsrat dan PTN/PTS di Surabaya

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Setditjen Dikti), Tjijik Sri Tjahjandarie menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) bersama tiga universitas di Kampus UPNV, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (22/2/2023), Rabu (22/2/2023). (Foto: Dokumentasi Humas Unsrat)

Surabaya, DetikManado.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola kampusnya melalui pendekatan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Hal ini dilakukan Unsrat Manado melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Unsrat Manado bersama tiga universitas di Kampus UPNV, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Rabu (22/2/2023).

Bacaan Lainnya

Ketiga kampus itu di antaranya Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, dan Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Dalam kegiatan tersebut, penandatanganan disaksikan secara khusus oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Setditjen Dikti), Tjijik Sri Tjahjandarie. Dia menyambut kolaborasi yang baik tersebut guna mendukung program nasional pendidikan yaitu Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

“Segera setelah tanda tangan MoU harus diimplementasikan dengan suatu perjanjian teknis kerja sama dan dalam wujud kegiatan yang nyata. Misalnya pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan lain sebagainya,” ujar Tjijik, dalam sambutannya.

Sementara itu, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, kampus Unsrat perlu meningkatkan mutu dan tata kelola dari kerja sama.

“Unsrat yang telah terakreditasi unggul oleh BAN PT, perlu terus meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola melalui kolaborasi yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unsrat juga melaporkan program Unsrat ke depan seperti program Dikti mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

“Telah disosialisasikan ke semua unit kerja, dan telah dipahami oleh sebagian besar pimpinan, dosen dan mahasiswa,” sebut Oktovian.

Terkait hal ini, Dirjen Dikti Nizam mengapresiasi langkah langkah taktis Rektor Unsrat dalam mendukung program dikti, termasuk perlunya pengembangan fasilitas bimbingan dan konseling.

“Guna mencegah berkembangnya perudungan dan gangguan pada mahasiswa,” jelasnya.

Kegiatan selanjutnya yakni penandatanganan kerja sama teknis antara Dekan Fispol Unsrat Novie Pijoh bersama Dekan Fispol UPNV serta kunjungan ke laboratorium komunikasi UPNV.

“Ternyata kecenderungan lingkup ilmu sosial saat ini sudah semakin maju dan di perkaya dengan teknologi informasi, dan bahkan sudah menggunakan big data dalam proses analisis perilaku di lingkungan sosial,” demikian komentar Novie.

Sementara itu, WR 4 Unsrat Sangkertadi menambahkan bahwa Unsrat akan mengembangkan model pendidikan ilmu komunikasi seperti di UPNV. Namun dilaksanakan secara bertahap dengan menggandeng para pakar dan unit kerja lain di bidang IT yang ada di Unsrat.

“Dimana nantinya akan sangat bermanfaat baik bagi kemajuan akademik maupun untuk income gererating BLU Unsrat,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Rektor Unsrat menandatangani MoU kerja sama lingkup pengembangan pendidikan kedokteran dengan PTS ternama di Surabaya, yakni Universitas Kristen (UK) Petra, di Kantor Rektorat UK Petra, Kota Surabaya, Jatim, pada Selasa (21/2/2023) lalu.

Penulis: Yoseph Ikanubun
Editor: Richard Fangohoi


Pos terkait