Manado,DetikManado.com – Bogor FC Sulut United terancam diberikan sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI pada laga kontra Persiba Balikpapan yang dilaksanakan di Stadion Klabat Manado,Minggu (07/07/2019) sore.
Hal ini terkait dugaan adanya sejumlah oknum yang tidak berkepentingan memasuki area Field Of Play (FOP) serta sesi wawancara oleh media yang dilakukan di area FOP, yang tidak di perbolehkan oleh Pengawas Pertandingan (PP).
Terkait ancaman sanksi ini, sejumlah pendukung tim Bogor FC Sulut United menyatakan tanggapan mereka. “Sangat di sayangkan, seharusnya Panpel lokal mengetahui aturan – aturan yang ada,”ujar Hendi Rompas salah satu suporter Bogor FC Sulut United.
Dia mengatakan, berikutnya harus ada pembekalan terlebih dulu semua yang terlibat dalam pertandingan baik itu Panpel, organisasi suporter dan seluruh pihak terkait memahami aturan yang ada. “Ini merupakan pengalaman berharga dan diharapkan kedepannya hal ini tidak terulang kembali,”bebernya.
Senada dengan itu Dr Hansel Mamuaya salah satu anggota suporter Barol Ultras United yang turut hadir saat laga kontra Persiba Balikpapan mengatakan, sebagai klub profesional tentunya harus bisa menerima jika nantinya dugaan pelanggaran tersebut berbuah sanksi. “Kedepannya pihak manajemen dan panitia pelaksana harus benar – benar tahu mengenai regulasi yang berlaku, selain itu tentunya harus taat asas. Jangan hanya karena kedekatan atau kepentingan yang mungkin saja bersifat politis akhirnya klub dirugikan,”tegasnya.
Mamuaya juga menambahkan, dirinya merasa kasihan terhadap suporter yang telah mengorbankan waktu, tenaga dan biaya untuk menonton dan mendukung Sulut United dengan tulus. Namun jika akhirnya klub harus disanksi karena ketidakpahaman akan regulasi manajemen ataupun panitia pelaksana.
“Semoga bisa menjadi pelajaran agar lebih siap untuk menjadi klub yang dikelola secara profesional,”pungkasnya.(ml)















