Defile Hardiknas 2025, SMKN 6 Manado Tampilkan Yel-yel Sekolah Berbasis 4.0

Kepala SMKN 6 Manado Altje Salele SPd MPd bersama para siswa usai defile Hardiknas 2025 di Kantor Gubernur Sulut, Jumat (2/5/2025).

Manado, DetikManado.com – Salah satu kegiatan dalam merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Sulut pada, Jumat (2/5/2025), adalah defile sejumlah SMA dan SMK. Ada adu kreatifitas dari masing-masing sekolah yang tampil.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Gubernur Sulut ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Wagub Sulut J Victor Mailangkai, dan Forkopimda Sulut. dari jajaran Pemprov Sulut hadir juga Plh Sekprov Tahlis Gallang, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut Femmy J Suluh, serta para pejabat lainnya.

Bacaan Lainnya

Usai pelaksanaan upacara bendera, Gubernur Sulut, Wagub dan Forkopimda turut menyaksikan devile dari puluhan sekolah yang menampilkan kreatifitas masing-masing.

Dibuka dengan Paskibraka dari SMAN 1 Manado yang tampil memukau dipimpin langsung Kepala Sekolah Jemmy James Jermias.

Sekolah lainnya yang tampil antara lain SMAN 2 Manado, SMAN 3 Manado, SMAN 8 Manado, SMAN 9 Manado, SMKN 2 Manado, SMKN 6 Manado, dan SMKN 3 Manado. Penampilan sekolah-sekolah ini mendapat sambutan hangat dari Gubenur Sulut dan jajarannya.

“Ini siapa yang kasih latihan, TNI atau Polisi?” tanya Yulius Selvanus kepada salah satu siswa yang memimpin defile.

“Siap, yang kasih latihan dari TNI,” ujar siswa tersebut.

Gubernur Sulut lalu berpaling ke arah Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie sambil mengucapkan sesuatu. Selanjutnya kedua jenderal bintang dua itu tertawa lepas dan memberikan tepuk tangan.

Salah satu penampilan yang menarik juga ditujukan siswa-siswi SMKN 6 Manado yang dipimpin langsung Kepala Sekolah Altje Salele SPd MPd.

Dengan mengenakan seragam Program Keahlian Keperawatan, Farmasi, dan Laboratorium Medik , puluhan siswa ini tampil memukau dengan yel-yel terkait Sekolah Berbasis Industri 4.0.

“Hari ini  belajar, besok memimpin. Buku dibuka, ilmu ditimba. Untuk masa depan yang lebih sejahtera,” teriak para siswa dalam yel-yel mereka.

Altje Salele menyampaikan syukur karena sekolahnya dipilih untuk ikut tampil dalam defile tersebut, para siswanya juga berupaya memberikan yang terbaik.

“Kami berikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan di Sulut,” ujar Altje Salele.

Selain dari SMKN 6 Manado, sejumlah sekolah yang juga tampil kreatif adalah SMKN PP Kalasey, sekolah dengan keunggulan di bidang pertanian, kemudian SMKS Dharma Bhakti Bitung yang menampilkan Tarian Barongsai.

Selanjutnya ada SMKS Pelita Bahari Bitung yang tampil dengan seragam “Pelayaran”, dan yang juga tampil memukau adalah marching band dari SMAS Katolik Lokon Santu Nikolaus, yang merupakan peserta terbanyak dalam defile tersebut. Atraksi-atraksi siswa-siswi dari sekolah yang berada di kaki Gunung Lokon ini menyita perhatian.

Sekolah lain yang tampil di devile itu adalah SMKN 1 Tondano, SMAN 1 Tondano, SMAS Kristen 1 Tomohon, SMKS Kristen 1 Tomohon, SMKS Kristen 2 Tomohon, SMAN 1 Tomohon. Ada juga SMAN 1 Airmadidi, SMAN 1 Bitung, SMKN 2 Bitung, SMAN 2 Bitung, SMKN 1 Bitung, dan SMKN 1 Langowan.

“Saya melihat sikap mental anak-anak hari ini, dedikasi mereka dari upacara, parade tadi, tidak ada yang bergerak, kemudian defile, memunjukan kekompakan mereka. Ini sudah satu dasar untuk memajukan suatu wilayah,” papar Yulius Selvanus kepada wartawan usai kegiatan.

Dengan kondisi tersebut, dia menyatakan optimis Sulut bisa menyambut Indonesia Emas dengan generasi yang berkualitas. (Yoseph Ikanubun)

 

 


Pos terkait