Masih Ada 39 Kasus Aktif Covid-19 di Sulut, Prokes Diperketat

Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.

Manado, DetikManado.com – Jumlah kasus baru positif Covid-19 di Sulut kembali menurun, ini menyebabkan kasus aktif Covid-19 di Sulut juga berkurang. Meski demikian, protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 harus tetap diperketat.

“Hingga Kamis (2/12/2021), jumlah kasus aktif Covid-19 di Sulut sebanyak 39 orang,” ungkap Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.

Bacaan Lainnya

Dandel mengungkapkan, jumlah akumulasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut sebanyak 34.619 orang, setelah ada penambahan 1 kasus baru. Sedangkan untuk kasus meninggal dunia, ada penambahan 1 pasien wanita berusia 51 tahun yang berasal dari Kabupaten Minahasa.

“Bertambahnya 1 kasus ini, membuat akumulasi pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Sulut sebanyak 1.039 orang,” ujarnya sambil menambahkan, angka kematian atau case fatality rate pasien Covid-19 sebesar 3,00 persen.

Dandel juga menyampaikan, untuk kasus pasien sembuh tidak mengalami penambahan. Jumlah akumulasinya sebanyak 33.541 orang.

“Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulut per 2 Desember 2021 adalah 96,89 persen,” ujarnya.

Sedangkan untuk kasus aktif Covid-19 di Sulut berjumlah 39 orang, atau sebesar 0,11 persen.

Imbauan untuk menerapkan prokes secara ketat tidak hanya disampaikan oleh Satgas Covid-19 Sulut, namun juga oleh aparat Kepolisian. Bahkan aparat tidak segan-segan untuk menindak warga yang kedapatan melanggar prokes.

Seperti yang dilakukan personel Polsek Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud dengan menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli cipta kondisi kamtibmas dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Patroli kamtibmas ini dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Beo Aipda D Pohohia didampingi sejumlah personel.

Patroli dilaksanakan dengan menggunakan kendaraan R2 dinas, menyambangi Kelurahan Beo, Kelurahan Beo Barat, Kelurahan Beo Timur, Desa Matahit, Desa Bengel, Resduk, Bantik Lama, Kelurahan Makatara dan Desa Lobbo.

Kapolsek Beo Ipda Daud Manoppo mengatakan, dalam patroli personel menyampaikan imbauan kepada warga untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru, seperti wajib menggunakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

”Kepada warga yang belum patuh protokol kesehatan, kita berikan teguran,” ujar Daud. (joe)

 

 

Komentar Facebook

Pos terkait