Pasca-Gempa M7,6 Bitung, Total Terjadi 1.717 Gempa Susulan dalam Dua Pekan

Tampak rumah warga roboh saat terjadi gempa. Foto: ist

Manado, DetikManado.com –Pasca-gempa M7,6 Bitung yang terjadi pada Kamis (2/4/2026), tercatat telah terjadi 1.717 gempa susulan dalam dua pekan terakhir. Terkini, gempa bumi kembali mengguncang wilayah Batang Dua, Maluku Utara, pada Sabtu (18/4/2026), pukul 07:29:36 Wita.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M4.5.

Bacaan Lainnya

‘’Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.29° LU; 126.37° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 124 km Barat Jailolo, Maluku Utara, pada kedalaman 23 km,’’ ungkap Kepala Stasiun Geofisika Manado Tony Agus Wijaya.

Dia memaparkan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas Subduksi Lempeng Laut Maluku. Gempa ini juga merupakan rangkaian gempabumi susulan tanggal 2 April 2026 sebesar M7,6.

‘’Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di Pulau Batang Dua dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu),’’ tuturnya.

Tony Agus Wijaya mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

‘’Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi dengan kekuatan M7.6 di Pulau Batang Dua pada tanggal 2 April 2026 pukul 06.48.14 Wita. Hingga pukul 07.43 Wita, 18 April 2026, total gempabumi susulan atau aftershock yang tercatat mencapai 1717 gempabumi dengan magnitudo terbesar M5.8 dan terkecil M1,7,’’ ujarnya memungkasi. (yos)

 

 


Pos terkait