Manado, DetikManado.com – Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengunjungi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916 di Rusunawa Tangkoko, Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Kamis (7/5/2026). Mei 2026. Menhan melihat pendidikan Tamtama di Bitung.
“Saya juga melihat pembentukan Tamtama dan pembentukan Bintara di Rindam. Jadi batalyon yang kita bangun itu bertumpu kepada Rindam, yang tugasnya untuk membentuk Tamtama dan juga membentuk Bintara,” tutur Menhan kepada sejumlah wartawan di Base Operations (Base Ops) Pangkalan Udara (Lanud) Sam Ratulangi Manado pada, Kamis sore.
Menhan memaparkan, untuk perwira sudah ada Akademi Militer, sudah ada
Pendidikan Prajurit Karier, ada Pendidikan Secapa. Juga ada pembentukan Bintara dan Tamtama.
“Tadi saya bertemu dengan mereka, ya saya memberi semangat kepada mereka. Dan saya mau yakinkan kalau memang kamu sukarela untuk mengabdi kepada negara dan bangsa, kamu harus setia kepada konstitusi, kamu harus setia kepada kepentingan nasional Indonesia,” tutur Menhan.
Purnawirawan jenderal bintang empat ini mengatakan, para calon Tamtama itu banyak yang mempunyai IQ di atas 100. Ada yang IQ-nya 134 untuk Tamtama.
“Jadi saya akan perhatikan mereka, dan juga saya juga melihat prestasi-prestasi anak-anak itu di bidang olahraga cukup banyak. Ini semua akan kita perhatikan,” tutur Sjafrie Sjamsoeddin.
Menhan mengatakan, pembinaan kekuatan pertahanan tidak hanya memperhatikan peralatannya, tapi juga memperhatikan sumber daya manusianya. Bahwa pembinaan perwira, bintara, tidak melihat senior dan junior, tapi melihat prestasi.
“Dan ini sudah dilihat di sini, dan saya jadikan Rindam XIII/Merdeka sebagai salah satu model. Karena ini adalah Rindam baru, jadi saya jadikan model untuk bagaimana pembentukan tamtama dan bintara,” ujar Menhan. (yos)















