Polri untuk Masyarakat : Dedikasi tanpa Batas Personil Polda Sulut di Bidang Kemanusiaan, Pendidikan Hingga Menjaga Perbatasan NKRI

Aiptu Deyidi Mokoginta saat memberikan bantuan beras kepada lansia Lansia yang terdampak Covid-19 di Kota Manado, 11 Mei 2020 lalu. (foto: Humas/Tribratanews)

Rombongan berangkat dari Melonguane sekitar pukul 16.00 WITA menggunakan dua perahu motor. Namun di tengah perjalanan, ombak besar, angin kencang, dan hujan deras memaksa mereka untuk menyelamatkan diri dan mencari pulau terdekat untuk berlabuh.

“Itu bukan pertama kalinya kami dihantam badai. Tapi pengabdian kepada bangsa lebih besar dari rasa takut kami. Demi masyarakat, kami siap tempuh apa pun,” kata Melky tegas.

Bagi Bripka Melky, bertugas di Kepulauan Talaud bukan sekadar pekerjaan, tapi bentuk cinta pada negeri. Ia bahkan pernah beberapa kali dikirim untuk tugas pengamanan Pilkada dan momen sakral pembentangan bendera di Pulau Miangas, pulau terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina.

“Saya terharu setiap kali melihat Merah Putih berkibar di ujung negeri. Itu jadi pengingat bahwa kehadiran kami di sini bukan sia-sia,” ucapnya.
Bantu Warga bukan Hanya Sekedar Pekerjaan Tapi Panggilan Jiwa Selain tugas negara, Bripka Melky juga aktif membantu warga yang mengalami kesulitan, baik saat musibah alam maupun kebutuhan mendesak lainnya.

Meski wilayahnya terbilang aman dari kasus kriminal berat, ia tetap siaga menghadapi gangguan keamanan seperti penyalahgunaan minuman keras yang kerap muncul.

Di tengah segala keterbatasan dan kerasnya medan tugas, satu hal yang terus ia pegang teguh adalah semangat pengabdian yang tulus untuk Indonesia.

“Bagi saya, ini bukan sekadar pekerjaan. Ini adalah panggilan jiwa,” tutup Bripka Melky. (Michael Labaro)

 

 

 

 


Pos terkait