Ondong, DetikManado.com – Keseriusan Bupati Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Chyntia Ingrid Kalangit dalam mengangkat kearifan lokal negeri 47 pulau, tak perlu diragukan lagi.
Buktinya, dalam perayaan HUT ke-18 Kabupaten Sitaro, Jumat (23/5/2025), Chyntia menyampaikan pidato dalam bahasa daerah. Banjir pujian langsung dilayangkan oleh warga kepada sang bupati.
Warga menilai, penyampaian pidato dalam bahasa daerah tersebut, kian mempertegas jika program membudayakan bahasa daerah sebagaimana dicanangkan “Jumat Berbahasa Daerah” , bukan hanya sebatas wacana saja.
“Seorang pemimpin adalah role model untuk warganya, kita telah melihat bagaimana ibu (Bupati Chyntia I Kalangit) telah memberi contoh kepada kita di mana dalam forum resmi beliau bisa berpidato dalam bahasa daerah. Ini tentu patut kita apresiasi dan kita praktikkan,” kata Erasmus Kalangit, tokoh masyarakat Kecamatan Siau Barat, Sabtu (24/5/2025) di Kota Ondong.
Meyer Tataung, warga Desa Beong Kecamatan Siau Tengah mengungkapkan hal senada.
Menurut dia, bahasa daerah adalah salah satu warisan berharga yang diwariskan oleh para leluhur sekaligus menjadi identitas Kabupaten Sitaro.
“Bahasa daerah adalah identitas yang dapat memberi warna tersendiri bagi kita. Oleh sebab itu, mari sama-sama kita lestarikan. Penampilan bupati dalam menyampaikan pidato bahasa daerah luar biasa. Mungkin ini perdana sejak Kabupaten Sitaro berdiri,” ungkap Meyer.
Sekadar referensi, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit dan Wakil Bupati Heronimus Makainas, telah menetapkan hari Jumat sebagai hari berbahasa daerah di lingkup Pemkab Sitaro.
Terobosan tersebut sebagaimana tertuang dalam 1 diantara 9 inovasi menuju SITARO MASADADA. Di satu sisi, ini dilakukan sebagai bagian dari menjaga serta melestarikan kearifan lokal.(jack)















