Sukses Hari Pertama Ikut Porprov Sulut, Atlet Sitaro Dapat Lima Medali

Atlet Panjat Tebing Kabupaten Sitaro saat menerima pengalungan medali.

Ondong, DetikManado.com – Torehan baik diukir kontingen olahraga Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) di hari pertama pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara ke-XXI tahun 2025 yang bergulir di Manado.

Menyusul para atlet dari Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing serta Hapkido berhasil mendulang lima medali, masing-masing satu emas dan satu perak dari Panjat Tebing serta tiga perunggu dari Cabor Hapkido.

Pada cabang olahraga Hapkido yang digulirkan di SMA Negeri 1 Manado, kontingen Sitaro berhasil meraih tiga medali perunggu, masing-masing, Owen Papulalang pada Kelas Dayrun Putra Under 54 Kg, Justin Paratasik pada Kelas Jurus Hiyung Putra dan Gledion Bumolo pada Kelas Dayrun Putra Under 58 Kg

Sedangkan pada cabang olahraga Panjat Tebing, kontingan Sitaro menurunkan empat atlet, yakni dua putra dan dua putri untuk nomor Speed World Record perorangan.

Hasilnya, dua atlet putri Sitaro berhasil naik podium, yakni Christiani Alfa Mumu berhasil menumbangkan lawannya dan membawa medali emas pertama untuk Sitaro dan disusul Aprilia Dalughu yang mengamankan medali perak.

Torehan ini pun disambut ucapan syukur dan rasa gembira oleh seluruh kontingen Kabupaten Sitaro, tak terkecuali Ketua Umum KONI Sitaro yang juga adalah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit

“Bersyukur bisa meraih lima medali dalam satu hari, apalagi ini merupakan hari pertama dilaksanakannya porprov ini. Terus semangat untuk atlet-atlet yang lain, kita pasti bisa,” kata Chyntia.

Bupati berharap raihan ini menjadi suntikan motivasi bagi semua atlet Kabupaten Sitaro yang kedepannya masih akan berlaga pada 15 cabang olahraga.

“Semangat buat seluruh cabor. Berjuanglah sepenuh hati, jiwa, dan tenaga untuk Sitaro Masadada,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Manager Kontingen Sitaro Bob Wuaten yang menyaksikan langsung jalannya pertandingan pada cabor Panjat Tebing turut menyatakan hal senada.

Dia berharap seluruh official cabor terus memperhatikan kebutuhan atlet dan menjadikan hal itu sebagai sebuah prioritas yang wajib untuk disediakan.

“Silakan cabor meminta dan mengusulkan apa pun. Kami dari pimpinan kontingen, KONI, dan Dinas Dikpora akan berupaya memenuhi agar atlet tidak terbebani saat bertanding,” tandas Bob.(jack)


Pos terkait