Tanggapan Mahasiswa Unsrat Saat Belajar Daring di Masa Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Mineshia Lesawengen, mahasiswi Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Unsrat Manado.

Manado, DetikManado.com – Proses belajar dalam jaringan (daring) di masa pandemi Covid-19 ini memberikan sebuah hal baru bagi kalangan mahasiswa dan pelajar. Meski begitu, keputusan ini harus dijalankan demi upaya memutuskan rantai penyebaran virus tersebut.

“Siapa pun tidak menginginkan adanya pandemi saat ini, jadi mau tidak mau kita jalani dengan enjoy saja,” ujar Mineshia Lesawengen, mahasiswi Jurusan Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Unsrat Manado, Kamis (8/10/2020).

Bacaan Lainnya

Namun dalam proses belajar daring, akses internet menjadi kendala utama. Apalagi tidak semua mahasiswa berada di kota yang memiliki jaringan yang memadai.

“Ada beberapa teman saya yang berada di pedesaan, mereka harus mencari tempat untuk mendapatkan jaringan,” beber Neshia, sapaan akrabnya.

Beruntung di masa pandemi ini, mereka mendapat bantuan pulsa data internet dari pihak kampus. Baru-baru ini, Kemendikbud RI memberikan kuota 53 GB untuk mendukung proses belajar daring.

“Kalau bicara efektivitas selama belajar daring ini, sekarang masih dalam masa transisi, dan masih ada proses penyesuaian baik dari tenaga pendidik maupun mahasiswa,” tuturnya.

Menurutnya, kuliah daring ternyata belum efektif karena kondisi di setiap daerah masih belum maksimal dan itu yang menjadi kendala utamanya.

“Dan masih ada juga tenaga pendidik yang belum menguasai teknologi dan sistem- sistem website yang masih belum dipahami,” katanya.

Dia juga bersyukur, di masa pandemi Covid-19 ini pihak kampus juga memberikan keringanan dalam pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Yaitu dengan mendapatkan potongan atau diberikan angsuran dalam membayar biaya kuliah.

“Harapan saya pandemi ini akan segera berakhir, walaupun kita tidak tahu kapan. Tetapi setidaknya dari pemerintah maupun pihak lainnya kiranya bisa mendapatkan vaksin sehingga kita bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tandas Neshia. (ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *