Disinyalir Marak Praktek Judi di Atas Kapal Jadi Sorotan, Pihak Kapal Diduga Tutup Mata

Barang bukti beberapa lembar rekapan togel, serta uang tunai ratusan ribu rupiah.

Ondong, DetikManado.com – Peristiwa naas terbakarnya KM Barcelona VA, yang terjadi belum lama ini masih menjadi perbincangan hangat publik saat ini.

Berbagai sorotan dari warga dan sejumlah kalangan terkait kelayakan kapal berlayar sampai pengawasan instansi terkait terhadap kapal yang akan berlayar di perairan Nusa Utara terus disuarakan.

Bacaan Lainnya

Salah satu yang tak luput dari sorotan yaitu disinyalir marak terjadinya praktek judi di atas kapal saat berlayar rute pelayaran Siau-Tagulandang-Manado atau sebaliknya.

Praktek ilegal ini marak terjadi karena terkesan aman jauh dari jangkauan operasi pihak-pihak terkait. Di sisi lain, pihak kapal diduga tutup mata terhadap praktek tersebut.

Adapun modus perjudian yaitu judi kartu domino, kartu remi, serta judi dadu yang lebih dikenal dengan sebutan batu tiga dan jangkar klawar.

Ketua Resort Siau Timur Rachel
Papona, angkat suara menyikapi aktivitas ilegal tersebut.

Srikandi yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sitaro ini, sangat menyayangkan dengan maraknya perjudian di atas kapal tersebut.

“Sangat miris. Saat kapal mulai berlayar selalu ada permintaan doa meminta perlindungan Tuhan saat berlayar. Namun sayangnya, habis berdoa praktek judi berlangsung,” kata Rachel, Rabu (23/7/2025) di Kota Ulu.

Rachel menegaskan, terjadinya suatu peristiwa atau bencana itu merupakan teguran Tuhan Yang Maha Esa atas ketidakpatuhan kita umat manusia kepadaNya.

“Memang tidak ada manusia yang sempurna. Tapi sebagai orang yang beriman tentu kita menolak praktek judi. Semoga pihak kapal dan pemilik kapal menyikapi kondisi tersebut,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Harto Narasiang salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Siau Timur, turut angkat suara.

“Sangat disayangkan praktek judi ini apabila melibatkan awak kapal. Jangan sampai karena asyik judi awak kapal lalai dengan pekerjaan yang bisa memicu terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. Pihak manajemen kapal dan pemilik kapal diminta harus tegas kepada awak kapal yang terlibat dalam praktek judi,” tegas Harto.

Tak hanya itu, pria yang akrab dipanggil Yakang Ato ini mencermati, ada segelintir pejabat atau jajaran ASN di jajaran Pemkab Sitaro yang ikut ambil bagian dalam praktek ilegal tersebut.

“Sebagai abdi negara, seyogianya bisa menjadi contoh dan panutan yang baik warga. Jangan dipertontonkan dengan ikut ambil bagian main judi,” tegasnya lagi.

Rachel dan Harto, sepaham praktek judi di atas kapal saat berlayar harus diberantas oleh pihak-pihak yang berkompeten.(jack)


Pos terkait