Hilang Misterius Saat Berburu Tikus, Kakek 60 Tahun di Tomohon Sudah 4 Hari Belum Ditemukan!

Tomohon, DetikManado.com– Yes Lefrand Mamanua (60), seorang warga Kelurahan Kayawu, Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut), menghilang secara misterius sejak Selasa (30/12/2025). Kakek tersebut pergi meninggalkan rumah pada malam hari dengan tujuan menembak tikus di Perkebunan Kayawu, namun hingga hari Jumat (2/1/2026), keberadaannya masih menjadi teka-teki.

​Saat ini, operasi pencarian besar-besaran oleh Tim SAR Gabungan memasuki hari kedua setelah pelaporan resmi, namun belum membuahkan hasil.

​Kronologi Hilang di Malam Hari

​Menurut keterangan dari Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 22.00 WITA pada malam Selasa.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 22.00 WITA dengan membawa senapan menuju perkebunan Kayawu atau Kebun Irang dengan tujuan menembak tikus,” ujar Gumeleng pada Jumat (2/1/2026).

​Saat pergi, korban terakhir terlihat mengenakan sepatu lars warna kuning, topi coklat, dan membawa tas gendong abu-abu. Ia tinggal bersama keluarga adik kandungnya setelah istrinya meninggal.

Pencarian Intensif Libatkan Drone Thermal
​Sebelum melibatkan Basarnas, upaya pencarian awal telah dilakukan oleh pihak Kelurahan Kayawu dan Bhabinkamtibmas setempat. Keluarga korban juga telah diarahkan untuk membuat laporan resmi orang hilang di Polres Tomohon.

​Setelah menerima laporan, Basarnas Sulut segera menurunkan satu Tim Rescue lengkap dengan peralatan canggih, termasuk drone thermal. Penggunaan drone ini bertujuan untuk menyisir area perkebunan dan hutan Kayawu yang luas dan minim penerangan, mengingat korban sudah lebih dari 72 jam hilang.

​ Riwayat Sakit Dada Jadi Kekhawatiran Keluarga
​Keluarga korban juga menyampaikan adanya riwayat kesehatan yang sempat dikeluhkan korban sebelum menghilang.

​”Keluarga juga menyampaikan bahwa korban sebelumnya sempat mengeluhkan sakit di bagian dada pada bulan November 2025,” tambah Gumeleng. Riwayat sakit ini menambah kekhawatiran tim SAR dan keluarga.

​Operasi pencarian ini melibatkan Tim SAR Gabungan dari berbagai unsur, termasuk Basarnas Sulut, Polres Tomohon, Koramil, PMI, RAPI, KPA Green Ranger, GM FKPPI, serta unsur pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat.

​Hingga Jumat (2/1/2026) siang, Tim Gabungan masih terus menyisir area perkebunan dan jalur-jalur yang biasa dilalui korban. Sayangnya, pencarian kakek Yes Lefrand Mamanua belum juga mendapatkan titik terang. (yos)


Pos terkait