Imigrasi Kotamobagu Raih Predikat WBBM, Tegaskan Layanan Bebas Pungli

Kakanim Kotamobagu Ferdinand Bidjang saat menerima penghargaan WBBM 2026 dari Sekjen Kemenimipas Dr Asep Kurnia di Jakarta (11/02/6) (Foto: Kantor Imigrasi Kotamobagu)

Jakarta, DetikManado.com – Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Kotamobagu resmi menyandang predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dari Kementerian PAN-RB tahun 2026. Capaian ini mengukuhkan posisi Imigrasi Kotamobagu sebagai satu dari lima kantor imigrasi terbaik di Indonesia yang berhasil mencapai standar tertinggi Zona Integritas.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Dr Asep Kurnia SH MM di Jakarta, Rabu (11/02/2026). Predikat ini diberikan setelah melalui proses evaluasi ketat, mulai dari manajemen perubahan hingga digitalisasi layanan yang memangkas birokrasi.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kotamobagu, Ferdinand Bidjang, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari transformasi pelayanan publik yang lebih transparan dan modern di wilayahnya.

“Predikat WBBM ini merupakan hasil kerja teamwork seluruh jajaran. Kami menyadari bahwa membangun birokrasi yang bersih dan melayani membutuhkan komitmen, konsistensi, serta kolaborasi yang kuat,” tegas Ferdinand saat diwawancarai di Manado, Kamis (12/03/2026).

Lebih lanjut, Ferdinand menjelaskan bahwa fokus utama setelah meraih predikat ini adalah menjaga kepercayaan publik. Ia memastikan seluruh jajarannya akan terus berinovasi untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keimigrasian.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami fokus menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, modern, dan bebas dari praktik pungutan liar,” ujarnya.

Ferdinand juga memberikan apresiasi kepada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi Sulut Ramdhani, atas arahan dan monitoring rutin yang dilakukan selama proses penilaian berlangsung.

Tahun ini, Imigrasi Kotamobagu bersanding dengan empat kantor imigrasi terpilih lainnya, yakni Singaraja (Bali), Wonosobo (Jawa Tengah), Parepare (Sulawesi Selatan), dan Tobelo (Maluku Utara). Kelima kantor ini dinilai sukses menyederhanakan alur pengajuan paspor dan mengurangi waktu tunggu secara signifikan bagi pemohon. (yos)


Pos terkait