Siswa Asal Bitung Wakili Sulut, Digembleng 6 Bulan Jadi Calon Ahli Matematika di Jakarta

Wali Kota Bitung Hengky Honandar bersama siswa SMP Negeri 2 Bitung, Kayla Grandny Tinangon.

Bitung, DetikManado.com – Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, melepas seorang siswa kelas 7 SMP asal Kota Bitung untuk mengikuti program pelatihan intensif di Jakarta.

Siswa tersebut, Kayla Grandny Tinangon, akan menjalani bootcamp matematika dan teknologi selama enam bulan.

Bacaan Lainnya

Kayla merupakan siswi SMP Negeri 2 Bitung yang terpilih mewakili Sulawesi Utara dalam program Bootcamp Brain Factory – Gasing Intensif yang diselenggarakan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya.

Program ini dikenal sebagai metode pembelajaran Matematika dan Teknologi yang dirancang agar mudah, asyik, dan menyenangkan.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung sejak April hingga September 2026 di Jakarta. Selama mengikuti program, Kayla akan mendapatkan pembinaan akademik di bidang sains dan matematika, penguatan karakter, hingga pendampingan belajar secara intensif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Fonny Tumundo mengatakan Kayla merupakan satu-satunya perwakilan dari Sulawesi Utara yang lolos seleksi.

satu-satunya utusan Sulut yang dipanggil setelah melewati beberapa tahapan tes. Program ini juga tidak dipungut biaya karena seluruhnya ditanggung oleh Yayasan melalui Profesor Surya,” ujar Tumundo.

Tumundo menjelaskan, potensi Kayla sebenarnya sudah terdeteksi sejak duduk di bangku SD kelas 4 saat mengikuti tes matematika. Bahkan, ini merupakan kali kedua Kayla lolos dalam program serupa.

“Tahun 2023 dia pernah ikut program yang sama di Medan selama 10 bulan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Bitung, Tommy Paat, menyebut Kayla memang dikenal sebagai siswa yang menonjol, khususnya dalam mata pelajaran matematika.

“Sejak awal masuk sudah terlihat kemampuannya. Dia sangat aktif di kelas dan unggul di berbagai mata pelajaran, terutama matematika,” kata Paat.

Selama mengikuti pelatihan di Jakarta, Kayla tetap akan mengikuti pelajaran lain secara daring agar tidak tertinggal materi sekolah.

“Sekolah sangat bersyukur karena selain berprestasi, Kayla juga sering berbagi pengetahuan dengan teman-temannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar  juga mendorong Dinas Pendidikan untuk terus mencari dan membina siswa-siswa berpotensi di berbagai bidang.

“Silakan dinas mencari siswa yang punya potensi dan membuka akses pelatihan bagi mereka. Harapannya ke depan Bitung memiliki sumber daya manusia unggul di bidang masing-masing,” ujarnya. (Jamal Gani)


Pos terkait