Manado, DetikManado.com – Gelombang protes kader Partai NasDem pecah di Sulawesi Utara (Sulut). Ratusan pengurus hingga simpatisan memadati Tower NasDem Sulut di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, pada Rabu (14/4/2026), guna menyuarakan keberatan atas pemberitaan Majalah Tempo edisi terbaru 13 April 2026.
Massa menilai sampul dan isi berita Majalah Tempo Nomor 55 tersebut telah merendahkan martabat Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Selain membawa pamflet berisi kecaman, aksi damai ini juga menjadi panggung pembacaan tujuh butir pernyataan sikap resmi dari DPW NasDem Sulut.
Kecewa dan Pertanyakan Etika Jurnalistik
Ketua DPW Partai NasDem Sulut, Victor Mailangkay, menegaskan bahwa langkah ini merupakan respons spontan sekaligus terorganisir dari kader yang merasa kehormatan partainya dicederai. Menurutnya, informasi yang disajikan media mingguan tersebut mengandung bias dan tidak sesuai fakta.
Dalam pernyataan sikapnya, DPW Partai NasDem Sulut menyampaikan tujuh poin penting.
7 Poin Protes NasDem Sulut ke Majalah TEMPO
Pertama, menghormati kebebasan pers sebagai pilar demokrasi yang dijamin undang-undang.
Kedua, menyayangkan pemberitaan Majalah Tempo yang dinilai tidak proporsional dan berpotensi merendahkan martabat Ketua Umum Partai NasDem.
Ketiga, menuntut Majalah Tempo untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum Partai NasDem dan seluruh kader di Indonesia.
Keempat, meminta Majalah Tempo melakukan klarifikasi serta pelurusan pemberitaan sesuai prinsip akurasi dan profesionalisme jurnalistik
Kelima, mendorong Dewan Pers untuk melakukan penilaian etik terhadap pemberitaan tersebut demi menjaga integritas dunia pers nasional.
Keenam, meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem untuk melayangkan somasi resmi kepada Majalah Tempo sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ketujuh, menegaskan komitmen Partai NasDem terhadap supremasi hukum sebagai bagian dari negara hukum yang menjunjung tinggi keadilan dan kepastian hukum.
“Kami telah merangkum tujuh poin pernyataan sikap sebagai respons resmi. Walaupun kami sangat menyayangkan pemberitaan tersebut, NasDem Sulut menegaskan bahwa kami tetap menghargai kemerdekaan pers, asalkan dijalankan dengan tanggung jawab serta etika profesionalitas,” ujar Victor Mailangkay saat memberikan keterangan di Tower NasDem, Rabu (15/4/2026).
Tetap Menghargai Kebebasan Pers
Meski aksi berlangsung riuh dengan pamflet penolakan, Victor menekankan bahwa NasDem tidak anti-kritik. Namun, kritik yang disampaikan melalui produk jurnalistik harus memiliki landasan fakta yang kuat tanpa niat untuk mencederai kehormatan personal atau kelompok. (yos)















