Manado, DetikManado.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kembali meluluskan wisudawan baru dalam prosesi khidmat yang digelar pada Senin (20/4/2026). Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Oktovian BA Sompie menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju kehidupan yang lebih dinamis.
Rektor Unsrat menekankan agar para lulusan memegang teguh filosofi Dr GSSJ Ratulangi dalam berkarier.
“Ilmu yang saudara peroleh harus diabdikan untuk meningkatkan martabat manusia, sesuai filosofi Si Tou Timou Tumou Tou atau manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain,” ujar Prof Sompie.
Rektor berpesan agar alumni Unsrat tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat. Ia menuntut para wisudawan untuk berani mengambil risiko dan menciptakan terobosan baru di tengah persaingan global.
“Jadilah generasi yang menciptakan peluang, berani berinovasi, dan mampu menjawab kebutuhan zaman yang kian kompleks,” tegasnya di hadapan ribuan wisudawan dan orang tua yang hadir.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sulut yang diwakili Wakil Gubernur Dr J Victor Mailangkay SH MH memberikan apresiasi atas ketekunan para wisudawan. Menurutnya, tantangan selama masa perkuliahan merupakan ujian karakter yang akan menjadi modal berharga di dunia kerja.
“Setiap langkah baik dalam kuliah maupun organisasi telah membentuk karakter yang menguatkan pribadi saudara-saudara untuk melangkah lebih percaya diri ke masa depan,” ungkap Victor saat membacakan sambutan Gubernur Sulut.
Menutup prosesi, pemerintah provinsi mengajak para lulusan untuk tetap optimis dalam menghadapi ketidakpastian dunia pascakampus. Pesan penyemangat diberikan agar para sarjana baru ini tidak gentar dalam berjuang meraih cita-cita mereka. “Teruslah melangkah dengan optimisme, karena di balik setiap perjuangan, selalu ada pemandangan indah yang menanti di puncak perjalanan,” pungkas Victor menutup rangkaian acara wisuda tersebut. (yos)















