Polresta Manado Ringkus 4 Oknum Wartawan yang Melakukan Pemerasan

Ilustrasi borgol. (ilustrasi: recipe.com)

 

Manado, DetikManado.com – Polresta Manado menetapkan empat warga sebagai tersangka karena melakukan pemerasan di Rumah Makan Dabu-Dabu Lemon, Sabtu (22/20/2022).

Kronologinya kejadian tersebut pada Jumat 21 Oktober 2022 sekitar pukul 21.00 Wita, empat pelaku yang berinisil ESW alias Elga, FER alias Fonni, CP alias Chintia dan DG Alias David sedang makan.
Kemudian ESW menemukan sehelai rambut di sayur kangkung dan lalat di Jus Alvokat.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso mengatakan dari kejadian itu manager rumah makan sudah meminta maaf pada pelaku, dan akan mengganti dengan makanan yang baru.

“Manager sudah meminta maaf, namun para pelaku tidak mau saat makanan mereka akan diganti. Mereka meminta uang kompensasi sebesar Rp5 juta,” ujar Sugeng dalam jumpa pers, Sabtu (22/10/2022).

Sugeng menuturkan, mereka mengancam jika tidak diberikan uang, maka kejadian ini akan dibuat sebagai berita.

“Manager hanya bisa memberikan uang sebesar 2 juta, tetapi pelaku ESW dan FER malah menaikan 3 juta,” terangnya.

Sugeng mengatakan,¬†Manager tidak bisa memberikan uang pada malam itu, karena masih menunggu konfirmasi owner. “ESW dan kawan-kawan pun mengiyakan itu, agar kompensasi diberikan pada besok hari Jumat,” jelas dia.

Sekitar pukul 15.25 Wita, para pelaku menerima uang sebesar 3 juta yang dibungkus dengan amplop putih, dan bertuliskan pembatalan berita di 5 media, Berita Investigasi, MMC TV, LPK RI, Impresi News, dan Bidik.

Sebelumnya, aparat Polresta Manado telah menerima Laporan Polisi
Nomor : Lp / 1908 / X / 2022 / Sulut / Resta Manado tanggal 21 Oktober, tentang tindak pidana pemerasan atas nama pelapor Reza Immanuel Johassan.

“Menerima laporan tersebut, anggota Reskrim 2 dan Resmob Polresta Manado langsung bergerak ke TKP dan menyergap para pelaku yang sudah bergegas masuk ke dalam mobil,” jelasnya.

Kini pelaku sudah ditahan di Mako Polresta Manado beserta barang bukti Id Card Pers atas nama tiga pelaku berinisial ESW, FER, dan DG.

“Pelaku di jeret pasal 368 ayat 1 ancaman hukuman 9 tahun penjara subsider pasal 369 KHUP ancaman hukuman 4 tahun penjara,” pungkas Sugeng. (Arisandi Tuhulele)

Komentar Facebook