Ondong, DetikManado.com – Banjir bandang menerjang Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Senin (5/1/2026) subuh.
Banjir tersebut tidak hanya melululantakan rumah warga namun menelan korban jiwa sebanyak 12 orang dan 6 orang dinyatakan hilang yang tersebar di sejumlah wilayah Pulau Siau.
Banjir bandang terjadi dipicu hujan berkepanjangan dengan intensitas lebat selama kurang lebih lima jam tanpa henti.
Adapun wilayah yang diterjang banjir bandang menelang korban jiwa yaitu Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur, Desa Peling Kecamatan Siau Barat, Desa Laghaeng dan Desa Batusenggo Kecamatan Siau Barat Selatan.
Selain itu, Mako Polres Kepulauan Sitaro di Kelurahan Paseng Kecamatan Siau Barat ikut diterjang banjir bandang. Setengah gedung Mako Polres bersama fasilitas penunjang dalam keadaan tertimbun material dan mengalami kerusakan.
Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit, menyampaikan perasaan duka yang mendalam pasca bencana yang melanda bumi Karangetang terjadi di awal tahun 2026.
Chyntia menghimbau warga agar tetap tenang dan tanggap dengan kondisi alam saat ini.
“Kami turut berbelasungkawa, prihatin serta berempati sedalam-dalamnya kepada korban yang terdampak bencana. Jaga keselamatan semuanya dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” tandas Chyntia. (Jack)
Data Sementara Korban Bencana Banjir Bandang Kabupaten Sitaro
I.Desa Batusenggo Kecamatan Siau Barat Selatan.
1. Alfian Anise
2. Priscila Saol
II. Desa Peling Kecamatan Siau Barat
1. Aleksius Olongsongke.
2. Silvia Pamondorang.
III. Desa Laghaeng Kecamatan Siau Barat
1. Rafles Kobis
2. Hermina Maningide.
3. Azriel Tatambihe (balita) dinyatakan hilang.
IV. Kelurahan Bahu Kecamatan Siau Timur.
1. Florensi Bawote
2. Juanita Bangsa
3. Santi Diamanis
4. Swinggli Dalending
5. Angkol Tamalongehe
6. L. Kamanangan.
– Dinyatakan hilang
1. Ratmon Bangsa
2. Adris Pianaung
3. Leon Pianaung
4. Kairis Kansil (Bayi)
5. Vardilin Tamalongehe
*Data dari berbagai sumber.














