Tomohon, DetikManado.com – Setelah empat hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Yeslefran Mamanua (60), warga Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulut, yang hilang di Hutan Kayawu. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Minggu (4/1/2026) siang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulut George Mercy Randang menyebutkan, korban, yang beralamat di Lingkungan III, Kelurahan Kayawu, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada pukul 14.20 Wita di sekitar area pencarian.
“Korban bernama Yeslefran Mamanua, 60 tahun, kami temukan pada hari keempat operasi pencarian atau H+4, dalam keadaan sudah meninggal dunia,” ujar George Mercy Randang kepada wartawan di Tomohon.
Randang menjelaskan, setelah ditemukan, tim segera melakukan proses evakuasi yang cukup memakan waktu.
“Pukul 15.50 Wita, korban berhasil dievakuasi dari lokasi penemuan. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Anugrah Tomohon untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” tuturnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Yeslefran Mamanua secara resmi dihentikan dan untuk ditutup.
“Saya mewakili seluruh jajaran Basarnas menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi SAR ini, termasuk Polres Tomohon, Koramil, RAPI, PMI, serta berbagai komunitas relawan dan masyarakat setempat,’’ ujarnya.
Dia mengatakan, sinergi, kerja keras, dan dukungan dari semua pihak telah membuat korban berhasil ditemukan, meskipun dalam kondisi duka. Seluruh unsur SAR yang terlibat kini telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Manado, Polres dan Polsek Tomohon Utara, Koramil Tomohon Utara, RAPI Tomohon, PMI Tomohon, FKPA SULUT, Klabat Green Ranger, Fulcano Tomohon, USSU unit sar sulut, GM FKPPI Personel, serta masyarakat dan keluarga korban. (yos)














