Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulut ‘Blusukan’ ke Lapas Amurang, Tegaskan Zero HP dan Narkoba

Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulut, Haposan Silalahi, melakukan inspeksi mendadak atau 'blusukan' ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang pada Senin (12/5/2026).

Amurang, DetikManado.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Sulut, Haposan Silalahi, melakukan inspeksi mendadak atau ‘blusukan’ ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Amurang pada Senin (12/5/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh fungsi pelayanan dan pengamanan di lapas tersebut berjalan sesuai standar.

Bacaan Lainnya

Dalam tinjauan lapangan tersebut, Haposan Silalahi didampingi oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yulius Paath, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Zulkarnain.

Mereka menyisir satu per satu area vital, mulai dari blok hunian warga binaan, area bimbingan kerja, dapur, hingga lokasi ketahanan pangan yang menjadi produk unggulan kemandirian warga binaan.

Haposan memberikan atensi khusus pada aspek pengawasan. Ia mewanti-wanti seluruh jajaran petugas agar tidak berkompromi dengan pelanggaran sekecil apa pun, terutama terkait penyelundupan barang haram.

“Jangan sampai ada pembiaran terhadap hal-hal yang dapat mencoreng institusi. Pengawasan harus benar-benar dilaksanakan secara maksimal,” tegas Haposan di hadapan para pegawai Lapas Amurang.

Ia juga menginstruksikan peningkatan kewaspadaan melalui kontrol lingkungan yang ketat. Menurutnya, integritas petugas adalah kunci utama dalam menjaga kondusivitas keamanan di dalam lapas.

“Saya minta seluruh petugas meningkatkan kewaspadaan. Jangan berikan celah sedikit pun terhadap peredaran handphone ilegal maupun narkoba di dalam lapas. Jalankan tugas dengan penuh integritas,” tambahnya.

Meski secara umum kondisi Lapas Kelas III Amurang dinilai cukup kondusif, Haposan mencatat beberapa poin evaluasi yang harus segera ditindaklanjuti. Fokus perbaikan tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, optimalisasi fungsi pemasyarakatan, serta kebersihan lingkungan yang harus tetap terjaga.

Kunjungan kerja ini berakhir dengan situasi aman dan lancar, sembari memastikan operasional koperasi dan penyediaan bahan makanan bagi warga binaan tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku. (yos)


Pos terkait