Liga Champions: Paris Saint-Germain 0-1 Bayern, Momen Penting dan Statistik Kunci

Selebrasi para pemain Bayern Munchen usia mengalahkan Paris Saint-Germain, Rabu (15/2/2023), dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Parc de Princes. (Foto: uefa.com)

Paris, DetikManado.com – Pil pahit diterima tuan rumah Paris Saint-Germain saat menjamu Bayern Munchen di Leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2023, Rabu (15/2/2023) dini hari.

Juara Prancis Paris Saint-Germain harus tunduk dari Bayern Munchen dengan skor tipis 0-1. Ini kian memberatkan PSG di leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Munchen.

Kingsley Coman, pencetak satu-satunya gol saat dua tim ini bertemu di final 2020, sekali lagi membuat perbedaan saat Bayern mengalahkan Paris 1-0, Rabu dini hari tadi.

PSG tampak puas untuk menyerahkan kepemilikan kepada Bayern di sebagian besar babak pertama dan membatasi tim tamu hanya dengan upaya Joshua Kimmich sesaat sebelum jeda.

Delapan menit setelah jeda, pemain pengganti paruh waktu Alphonso Davies melakukan umpan silang dari kiri dan mantan pemain sayap PSG, Kingsley Coman tanpa disadari masuk ke tiang belakang untuk melakukan tendangan samping pertama kali di bawah Gianluigi Donnarumma.

Refleks Donnarumma datang untuk menyelamatkan sepuluh menit kemudian, ketika dia membelokkan upaya jarak dekat Eric Choupo-Moting ke tiang sebelum kemudian menangkal Benjamin Pavard dari sudut berikutnya.

Pengenalan Kylian Mbappé sebelumnya dari bangku cadangan telah memberi Paris jalan keluar dan dia hampir dua kali menarik tuan rumah kembali ke dalamnya.

Pertama, Yann Sommer datang untuk menyelamatkan; kedua, ketika Mbappé berhasil memasukkan bola ke gawangnya, gol tersebut dianulir karena offside.

Pavard memblok tembakan Lionel Messi sebelum mendapat kartu merah di waktu tambahan.

“Kami tidak menyangka Paris akan begitu pasif; ini adalah babak pertama yang bagus. Setelah jeda, kami memiliki awal yang baik dan kemudian keadaan menjadi sedikit seimbang, meskipun dua kali mereka benar-benar mengancam itu offside,” ujar pelatih Bayern Munchen Julian Nagelsmann sebagaimana dilansir dari uefa.com.

Sedangkan penyerang Bayern Munchen Eric Maxim Choupo-Moting mengatakan, timnya benar-benar menjalani fase yang bagus. 25 menit pertama berjalan dengan baik.

“Kami juga memulai babak kedua dengan baik. Pada akhirnya jaraknya cukup dekat, tetapi Paris adalah tim yang sangat bagus, jadi kami sangat senang kami menang,” ujarnya.

Penjaga gawang Bayern Munchen Yann Sommer mengatakan, Munchen mengendalikan permainan di babak pertama, tetapi timnya memiliki sedikit lebih banyak peluang setelah jeda.

“Kami sedikit lebih dekat ke perempat final daripada sebelumnya, tetapi leg kedua tidak akan berjalan mudah,” ujarnya.

Sementara itu bek PSG Sergio Ramos menyatakan, sangat kecewa dengan para suporter. Timnya harus menunjukkan lebih banyak karakter di leg kedua.

“Kami ingin menang dan menjadi yang terbaik, tapi inilah sifat sepak bola. Terkadang kami bermain bagus, terkadang kami bermain buruk,” ujarnya.

 

Striker PSG Kylian Mbappé menyatakan, timnya harus bergerak cepat, pergi ke Munchen untuk lolos. Para pemain harus dalam keadaan sehat untuk leg kedua.

“Semua orang perlu makan dan tidur dengan nyenyak. Saat kami memainkan sepak bola menyerang, itu tidak nyaman bagi mereka,” ujarnya.

 

Momen penting

Komentar Facebook