Mahasiswa Papua 4 Wilayah di Sulut Gelar Aksi Bisu, Ada 11 Tuntutan

Mahasiswa Papua yang berasal dari wilayah Merauke, Asmat, Boven Digoel, Mappi dan Asmat menggelar aksi di Asrama Kamasan V Manado, Sulut, Senin (10/8/2020)

Manado, DetikManado.com – Mahasiswa Papua yang terdiri dari 4 rukun wilayah adat Ha Anim di Sulut melaksanakan aksi bisu di Asrama Kamasan V Manado, Sulut, Senin (10/8/2020).

Mereka berasal dari wilayah Merauke, Asmat, Boven Digoel, Mappi dan Asmat itu menyatakan menolak Otonomi Khusus (Otsus) Jilid 2 di Papua dan Papua barat dan menolak calon Bupati Non Papua.

Bacaan Lainnya

Dalam hal Otsus Papua, mereka menilai selama ini bagaikan rakit bambu yang memuat bahan pokok Orang Asli Papua (OAP).

“Namun sebagian ditelan sungai dan sebagian terselamatkan, tetapi rusak saat dikonsumsi OAP,” kata Koordinator Mahasiswa 4 Wilayah Ha Anim Sulut, Dominikus Cambu SKG MKes dalam rilis yang diterima DetikManado.com.

Sementara itu, untuk isu Bupati Non Papua, mereka mendasarkan ketentuan Pasal 28 Ayat 3 dan Ayat 4 UU No 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. UU tersebut telah diubah dengan UU No 35 tahun 2008 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2008.

Komentar Facebook

Pos terkait