Nelson Bicara Tentang Laga Terakhir dan Babak 8 Besar

Manado,DetikManado.com – Menjelang laga terakhir di Liga 2 Indonesia 2019, Bogor FC Sulut United siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sulut kala menjamu Persewar Waropen, Senin (21/10/2019), di Stadion Klabat, Manado.

Setelah terseok-seok di pertengahan musim ini, Bogor FC Sulut United perlahan demi perlahan merangkak naik di klasemen dan berhasil lolos dari jurang degradasi.

Bacaan Lainnya

Melihat hasil tim, Pelatih Kepala Ricky Nelson angkat bicara. Ditemui seusai latihan di Stadion Klabat, dia mengatakan sudah mempersiapkan skema yang terbaik untuk laga akhir nanti. “Apapun hasil Waropen melawan Tuban pada Kamis ini, intinya kita tetap fight dan menang. Apapun hasilnya itu belakangan, bagi saya home terakhir kita harus menang agar kepercayaan publik bagus untuk kami,” ujar Nelson, Senin (14/10/2019).

Dirinya juga mengaku telah melakukan persiapan yang matang, karena mereka sudah mendapat modal saat laga di Kediri lalu. “Bagi saya ini adalah waktu bagi kami untuk menunjukkan kepada publik dan klub khususnya para pemain. jika mereka ingin dikontrak musim depan maka mereka harus berikan yang terbaik. Kalau dia mainnya asal-asalan atau mengecewakan pasti akan sulit baginya untuk bertahan,” bebernya.

Lanjutnya, jika Sulut United lolos ke babak 8 besar ini akan menjadi PR berat buat dirinya karena tim ini tidak seimbang antara pemain inti dan cadangan. “Saya berharap kalau lolos 8 besar, publik jangan terlalu berharap lebih karena komposisi tim ini tidak kuat. Bahkan untuk merotasi pemain saya tidak berani karena levelnya berbeda, ada beberapa pemain belum layak bermain Liga 2,” tegasnya.

Nelson menambahkan, jika tim ini lolos babak 8 besar, dirinya sangat bersyukur karena sudah melebihi dari yang ditargetkan.”Kalau lolos puji Tuhan, sudah keluar dari zona degradasi pun merupakan hasil yang luar biasa. Kami merasa sudah seperti juara,”tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap publik jangan membebankan apapun buat Sulut United, biarkan timnya tetap bermain apa pun hasilnya. Karena sudah keluar dari zona degradasi pun merupakan hasil yang luar biasa karena sudah seperti Juara. “Karena harusnya materi tim kita bukan untuk delapan besar, tetapi kita apa adanya saja. Ini adalah bonus, tapi mohon publik juga harus paham materi tim ini bukan seperti tim-tim yang lolos delapan besar,” pungkasnya. (ml)

Komentar Facebook

Pos terkait