Nelson Terapkan 2 Formasi Berbeda Saat Bantai PS Pegadaian 5-0

Pelatih Kepala Ricky Nelson menerapkan dua formasi berbeda dalam pertandingan ini.

Manado, DetikManado.com – Sulut United menang telak atas PS Pegadaian Manado dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Klabat Manado, Sabtu (01/01/2020). Dalam laga yang berakhir dengan skor 5-0 (4-0) ini, Pelatih Kepala Ricky Nelson menerapkan dua formasi berbeda.

Pada babak pertama, dengan mengusung skema 4-2-3-1, Nelson menempatkan Michael Rumere sebagai ujung tombak dengan didukung 3 pemain tipikal menyerang di belakangnya. Mereka adalah Natanael Siringoringo (tengah), Rossi Noprihanis (kanan), dan Elthon Maran (kiri). Pilihan ini berjalan dengan baik. Di menit-menit awal babak pertama, Rumere berhasil mencetak dua gol berkat kerjasamanya dengan Busari, Siringoringo, dan Rossi serta Maran.

Bacaan Lainnya

Tak menunggu lama, Sulut United kembali mencetak gol ketiga lewat kaki Siringoringo. Gol ini berawal dari penetrasi Rossi dari sisi kanan, bola diberikan ke Maran yang masuk ke kotak penalti dari arah kiri. Maran kemudian memberikan umpan pada Rumere, namun pemain ini tidak langsung menembak ke arah gawang melainkan memberikan kepada Siringoringo. Pemain terakhir ini melepaskan tendangan dan membuat Sulut United unggul 3-0.

Unggul 3 gol, Sulut United terus menambah serangan. Beberapa kali Rumere mendapat peluang emas namun belum berhasil menambah gol. Ternyata Busari yang mampu mencatatkan namanya sebagai pencetak gol keempat setelah menerima umpan dari Siringoringo. Menjelang akhir babak pertama, Herrie Lontoh dimainkan menggantikan Siringoringo yang mengalami cedera.

Tim Sulut United (depan) foto bersama sebelum pertandingan uji coba.

Memasuki babak kedua, Nelson mengubah skema timnya dari 4-2-3-1 menjadi 3-4-3. Yudi Khoerudin, Haris Hardiansyah dan Jecky Runtulalo mengisi sektor pertahanan. Sementara Mahdi Albaar yang sebelumnya dimainkan sebagai bek kanan dimajukan ke gelandang kiri, dan Habibi di gelandang kanan. Sedangkan dua jangkar di tengah ditempati Seprian Lasut (menggantikan Busari), dan Daud Kotulus.

Rumere berada di lini depan bersama Lontoh (kanan) dan Ilham Fathoni (kiri). Sayangnya permainan Sulut United dengan skema ini kurang berkembang dan tidak seagresif babak pertama. Rumere yang mengalami masalah dengan paha kanannya kemudian ditarik keluar dan digantikan Maran. Ilham Fathoni tampil kurang maksimal, dan beberapa kali terjebak perangkap offside. Sulut United akhirnya menambah keunggulan lewat kaki Maran. Skor berubah menjadi 5-0.

Di beberapa menit terakhir, Nelson menarik Lontoh dan Kotulus. Kedua pemain ini digantikan Eksel Runtukahu dan Lucky Wahyu. Sayangnya, Runtukahu tampil tidak maksimal, dan membuang sedikitnya 3 peluang emas di depan gawang.

Usai pertandingan, Nelson mengungkapkan dia sengaja memakai dua skema yang berbeda untuk mencoba kemampuan para pemainnya. “Babak pertama saya pakai 4-2-3-1, sedangkan di babak kedua berubah menjadi 3-4-3,” ujarnya. (joe/ml)

BABAK I

Formasi: 4-2-3-1

Ferry Bagus Kurniawan/Rajiv Abizal; Yudi Khoerudin, I Nyoman Adi Parwa, Mahdi Albaar, Andre Oriza; Busari, Daud Kotulus, Natanael Siringoringo/Herrie Lontoh, Rossi Noprihanis, Elthon Maran; Michael Rumere

BABAK 2

Formasi: 3-4-4 Rajiv Abizal/Muhammad Rizky Darmawan; Yudi Khoerudin, Haris Hardiansyah, Jecky Runtulalu; Mahdi Albaar, Daud Kotulus/Lucky Wahyu, Seprian Lasut, Habibi; Ilham Fathoni, Michael Rumere/Elthon Maran, Herrie Lontoh/Eksel Runtukahu.


Pos terkait