Semarang, Detik Manado.com — Gotong royong pembangunan infrastruktur desa dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, kian panas. Kehadiran langsung Perwira Pengawas (Pawas) TMMD di lapangan pada Rabu (29/7/2026) memberikan injeksi amunisi semangat baru bagi prajurit Satgas dan warga setempat.
Di tengah riuhnya lokasi pengerjaan fisik, Pawas TMMD turun langsung menyapa dan berbaur dengan warga yang sedang mengadu air mani serta menata bahan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kekompakan dan kualitas hasil pengerjaan fisik maupun nonfisik berjalan optimal sesuai target.
Komandan Kodim 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, SIP MM, menegaskan bahwa kehadiran pengawas di lapangan bukan sekedar fungsi kontrol, melainkan bentuk dukungan moral agar kemanunggalan TNI dan rakyat semakin erat.
“Keberhasilan program TMMD ini tidak semata-mata ditentukan oleh ketangguhan prajurit TNI, tetapi terletak pada kuatnya partisipasi dan kebersamaan dengan masyarakat. Sinergi di lapangan inilah bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus kita jaga,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, SIP MM.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif warga Desa Cukil menjadi kunci utama agar seluruh target pembangunan dapat rampung tepat waktu dengan kualitas terbaik.
“Kami ingin memastikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik selesai sesuai jadwal, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat Desa Cukil untuk mendorong pemerataan pembangunan di daerah,” lanjutnya.
Kehadiran jajaran pemimpin dan pengawas di lokasi pengerjaan pun menyulut motivasi warga. Sentuhan humanis dan perhatian langsung dari jajaran Kodim 0714/Salatiga membuat semangat gotong royong warga kian membara demi melancarkan akses dan perekonomian desa mereka. (yos)














