Rehabilitasi Pesisir Pantai, Lantamal VIII Manado Tanam 3.000 Mangrove di Likupang Minut

Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado melalui Staf Potensi Maritim kembali menanam sebanyak 3.000 mangrove di Desa Kalianun, Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, (Minut) Sulut, Jumat (17/2/2023). Dalam kegiatan ini, mereka turut menggandeng sejumlah pihak diantaranya personel Kodim 1310 Bitung dan Polsek Likupang, perangkat serta warga Desa Kalinaun serta Mahasiswa KKN dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado. (Foto: Dokumentasi Lantamal VIII Manado)

Minut, DetikManado.com – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado melalui Staf Potensi Maritim kembali menanam sebanyak 3.000 mangrove di Desa Kalianun, Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, (Minut) Sulut, Jumat (17/2/2023).

Penanaman mangrove tersebut dipimpin langsung Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Lantamal VIII Kolonel Laut (KH) Florendo V Jacobus dengan melibatkan personel Kodim 1310 Bitung dan Polsek Likupang, perangkat serta warga Desa Kalinaun serta Mahasiswa KKN dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado.

Bacaan Lainnya

Aspotmar Danlantamal VIII Kolonel Laut (KH) Florendo V Jacobus menyampaikan, rehabilitasi mangrove harus terus dilakukan, salah satunya untuk mengantisipasi perubahan iklim yang sedang terjadi di dunia.

“Penanaman mangrove tersebut dilakukan dengan harapan dapat mengurangi energi gelombang, melindungi pantai dari abrasi, menghambat intrusi air,” katanya.

Dia menjelaskan hal tersebut akibat naiknya batas antara permukaan air tanah dengan permukaan air laut ke arah daratan, sehingga dapat diatasi dengan memperbaiki lingkungan pesisir, hingga habitat di daerah pantai.

“Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan produksi ikan dan produksi hasil laut lainnya, terutama kepiting,” jelas Florendo.

Penulis: Yoseph Ikanubun
Editor: Richard Fangohoi

Komentar Facebook

Pos terkait