Wajib Belajar 13 Tahun: Tiap Desa Ada  Satu TK, Muridnya Terima PIP

Mendikdasmen saat diwawancarai sejumlah wartawan di TK Negeri 10 Manado pada, Selasa (21/4/2026). (Foto: Yoseph Ikanubun/DetikManado.com)

Manado, DetikManado.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof Abdul Muti’i mengatakan, pihaknya menargetkan tiap desa Taman Kanak-kanak (TK). Selain ituz mulai tahun 2026 ini, murid TK sudah menerima dana Program Indonesia Pintar (PIP).

“Kami ingin menyampaikan bahwa di antara program-program Bapak Presiden Prabowo Subianto, adalah Wajib Belajar 13 tahun yang dimulai dari Taman Kanak-kanak,” tutur Mendikdasmen saat berkunjung ke TK Negeri 10 Manado pada, Selasa (21/4/2026).

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, terkait dengan Wajib Belajar 13 tahun yang dimulai dari TK itu, maka pada tahun 2026 ini Kemendikdasmen akan memprioritaskan pembangunan revitalisasi. Program itu  menyasar daerah-daerah yang terdampak bencana, termasuk Daerah 3T berupa revitalisasi sekolah yang rusak.

“Termasuk di dalamnya adalah pembangunan unit sekolah baru Taman Kanak-kanak di desa-desa yang belum berdiri Taman kanak-kanak. Target kami sesuai dengan MoU dengan Kementerian Desa,  satu desa minimal ada satu TK,” papar Abdul Muti’i.

Hal kedua terkait dengan TK, lanjut Abdul Muti’i, untuk pertama kali dalam sejarah murid Taman Kanak-kanak mendapatkan bantuan dana PIP. Pemerintah mengalokasikan dana PIP untuk siswa TKA sebesar Rp450.000 per tahun.

“Tahun ini kami alokasikan untuk 888 ribu murid Taman Kanak-kanak,” tuturnya.

Sedangkan PIP untuk SD, SMP, SMA dan SMK, tahun ini jumlahnya meningkat. Jika tahun 2025 Kemendikdasmen mengalokasikan untuk 19 juta penerima, maka tahun ini  ada 19.600.000 penerima PIP di seluruh Indonesia.

“Ini sekali lagi menunjukkan

bagaimana komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memajukan pendidikan dan mewujudkan Asta Cita, khususnya Asta Cita yang keempat yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul,” papar Mendikdasmen.

Diketahui, kunjungan Mendikdasmen di TK Negeri 10 Manado untuk meresmikan secara simbolis sejumlah bangunan sekolah penerima program revitalisasi di Sulut. (yos).

 


Pos terkait