Manado, DetikManado.com – Masa libur sekolah segera berakhir. Ratusan emak-emak di Manado mulai sibuk berburu seragam untuk putra-putri kesayangannya.
Dari pantauan DetikManado.com, Sabtu (13/07/2019), pusat Kota Manado padat dengan pengunjung yang didominasi emak-emak sambil membawa anaknya.
Di kompleks pertokoan di pusat kota dan Shoping Center, ada banyak pilihan tempat untuk membeli seragam, pengunjung bisa membeli langsung di toko-toko yang ada atau bisa juga membeli dari para pedagang kaki lima (PKL) dan penjual asongan.
Harga seragam bervariasi, beda penjual beda harga.
Seragam Sekolah Dasar (SD) dijual Rp 45-60 ribu untuk kemeja dan celana Rp
50-70 ribu. Sedangkan seragam Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kisaran Rp
55-70 ribu untuk kemeja dan celana Rp 70-90 ribu. Harga seragam Sekolah
Menengah Atas (SMA) tidak jauh beda dengan harga seragam SMP, hanya saja untuk
SMA harga celana lebih mahal yakni kisaran Rp 90-100 ribuan.

Sedangkan untuk kelengkapan lain seperti bendera merah putih yang dijahit di kemeja dijual dengan harga Rp 7000, sabuk Rp 10000, tutup kepala Rp 10.000, tas sekolah diobral dengam harga Rp 50 ribu dan sepatu Rp 100 ribu. “Saya berjualan asongan di kompleks TKB sudah 3 hari, namun di sini tidak aman bagi PKL dan pedagang asongan seperti saya, karena harus sesekali harus bersembunyi dari kejaran Pol PP,” jelas penjual kaos kaki dan tutup kepala Sahrin Ismail.
Selain Sahrin, sejumlah PKL baru bisa menggelar dagangannya pukul 18.10 wita setelah puluhan anggota Pol PP yang berjaga sejak pagi hari meninggalkan lokasi padat pengunjung tersebut.
Tak hanya pedagang seragam yang kebanjiran pembeli jelang tahun ajaran baru, para penjahit yang berjejer di lorong-lorong shoping center juga kebanjiran order untuk pemasangan lambang sekolah dan papan nama. Ada juga yang menjahit kembali seragam karena ukurannya kebesaran.
“Berburu seragam untuk anak butuh kesabaran, selain padatnya pengunjung kita juga perlu kemampuam untuk menawar jika membeli melalui PKL di emperan jalan,” tutur Fitri salah seorang pengunjung dari Kairagi.
Fitri juga menambahkan, untuk mendapatkan pakaian anak yang bagus jangan mudah terpengaruh dengan harga murah. “Kita harus melihat kualitas kain sebelum membeli, agar seragam yang kita beli bisa bertahan lama dan tidak mudah lentur,” jelasnya.(tr-02)















