Skema Penularan Pasien Covid-19 di Sulut

  • Whatsapp
Ilustrasi : DetikManado.com

Manado, DetikManado.com – Tim Satgas Covid-19 Provinsi Sulut kembali memperbaharui jumlah pasien terkonfirmasi positif. Dari data yang disampaikan terdapat 17 orang dinyatakan positif Covid-19, ODP berjumlah 296 orang, dan PDP sebanyak 31 orang.

Menurut Sekretaris Tim Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel, untuk PDP dirawat di RSUP Kandou Manado (20 orang), RS Bhayangkara Manado (2 orang), RSUD Anugerah Tomohon (4 orang), dan RS Woltwer Mongisidi Manado (5 orang).

Bacaan Lainnya

“Kita juga menginformasikan ada dua PDP yang meninggal dunia, satu di Tomohon, dan satunya lagi di Bitung,” ujar Dandel, Minggu (12/04/2020).

Dengan meningkatnya perkembangan status pasien positif, Kota Manado telah tetapkan oleh pemerintah pusat sebagai daerah transmisi lokal, yang penyebaran virusnya bukan lagi berasal dari luar daerah tetapi berada di dalam daerah itu sendiri.

Sementara itu, beradasarkan data dan fakta yang berhasil dirangkum tim DetikManado.com, dari 17 pasien positif Covid-19 di Sulut, semuanya terkait dengan pelaku perjalanan dari luar negeri maupun luar daerah.

Pasien positif pertama atau Paisien 01, seorang laki-laki berumur 52 tahun, asal Kota Manado yang dinyatakan positif setelah kembali dari melaksanakan ibadah Umrah. Sedangkan Pasien 02 merupakan tenaga medis yang tertular dari Pasien 01.

Pasien 03, seorang wanita berumur 39 tahun asal Kota Tomohon, yang melakukan perjalanan dari Norwegia dan Belanda. Dimana awalnya pasien ini berstatus PDP, dan kemudian pada hari Rabu 01 April 2020 dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian Senin 06 April 2020, Satgas Covid-19 Sulut mengumumkan pasien 04 dan 05 juga pelaku perjalanan ke luar negeri, yaitu dari Mesir dan Israel. Kedua pasien ini warga Manado berjenis kelamin perempuan, umur 49 dan 42 tahun.

Keesokannya, pasien positif kembali bertambah tiga orang, yakni pasien 06, laki-laki umur 65 tahun asal Kota Tomohon, tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah, namun memiliki kontak erat dengan orang yang datang dari Bandung, Jawa Barat. Sama halnya dengan pasien 07, seorang wanita asal Minut, umur 55 tahun yang juga tidak memiliki riwayat pejalanan keluar, namun memiliki kontak erat dengan keluarga yang baru datang dari luar daerah.

Sedangkan Pasien 08, adalah warga Manado umur 20 tahun, pria ini juga tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah namun memiliki kotak erat dengan Pasien 03, yang dinyatakan positif saat kembali dari Norwegia dan Belanda.

Pasien 09 juga memiliki riwayat perjalanan dari Bogor dan Jakarta, pasien ini berjenis kelamin laki-laki, umur 31 tahun dan tinggal di Kota Bitung. Dan pasien 10 adalah warga Manado, seorang wanita umur 70 tahun yang memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Kemudian virus Covid-19 dari pasien ini menular kepada Pasien 11 yang tak lain adalah anaknya sendiri.

Sementara itu, Pasien 12 dan 13 keduanya laki-laki umur 52 dan 39 tahun, asal Kota Manado. Mereka berdua terjangkit virus corona akibat kontak erat dengan pasien 04 dan 05 yang memiliki riwayat perjalanan ke Mesir dan Israel.

Pasien 14 adalah laki-laki warga Minahasa umur 25 tahun dan memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta, dan pasien 15 laki-laki umur 26 tahun asal Manado dengan riwayat perjalanan dari Makassar.

Dua pasien terakhir dari Kota Manado, yaitu pasien 16 dan 17 juga sama-sama memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Keduanya berjenis kelamin laki-laki, umur 72  dan 45 tahun. (ml/)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *