Piala Dunia 2026: Debut Gemilang Sang “Monster” Erling Haaland

Striker Norwegia Erling Haaland menjalani debut gemilang di Piala Dunia 2026.

Boston, DetikManado.com – Debut impian Erling Haaland di panggung Piala Dunia langsung melahirkan torehan emas. Penyerang superstar Manchester City tersebut sukses mencetak dua gol (brace) untuk membawa tim nasional Norwegia menggilas Irak dengan skor telak 4-1 pada laga perdana mereka di Stadion Boston.

Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi publik sepak bola Norwegia. Pasalnya, ini adalah kemenangan pertama mereka di putaran final Piala Dunia dalam 28 tahun terakhir.

Bacaan Lainnya

Erling Haaland tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya setelah tampil klinis di hadapan ribuan pasang mata.

“Saya rasa kebanyakan orang melihat bagaimana perasaan saya di layar besar [di dalam stadion], jadi saya rasa saya tidak perlu memberi tahu terlalu banyak orang! Tapi tentu saja rasanya menyenangkan, dan saya bangga. Saya sangat bangga bisa melakukan debut Piala Dunia dan memenangkan pertandingan Piala Dunia pertama Norwegia dalam 28 tahun,” ujar Haaland usai laga.

Pemain bernomor punggung 9 ini juga memuji performa kolektif timnya yang mampu mengatasi tekanan sebagai tim yang diunggulkan.

“Gol pertama saya bagus, gol kedua bahkan lebih bagus, jadi ini fantastis dan saya bangga pada semua orang karena kami bisa memulai dengan baik. Kami diharapkan menang dan untungnya kami menang. Sekarang semua orang di Norwegia akan senang dan saya harap orang-orang akan berpesta!” tambahnya dengan wajah berseri-seri.

 

Cetak 57 Gol, Tetap Membumi

Dengan tambahan dua gol ini, statistik Haaland bersama Norwegia kian tidak masuk akal. Striker berusia 25 tahun tersebut kini telah mengoleksi 57 gol hanya dalam 51 penampilan internasional. Luar biasanya, 51 gol di antaranya lahir di bawah asuhan pelatih Stale Solbakken.

Sebelum turnamen dimulai, Solbakken sempat mengklaim Haaland sebagai “pencetak gol terbaik di dunia”. Menanggapi pujian sang pelatih, Haaland justru menunjukkan mentalitasnya yang sangat membumi. Meski baru saja mengemas 38 gol untuk Manchester City sepanjang musim 2025/26, ia enggan jemawa.

“Soal pencetak gol terbaik, saya rasa saya termasuk di antaranya. Tapi saya rasa saya tidak mencetak gol terbanyak musim ini, jadi secara statistik saya bukan yang terbaik. Saya rasa Harry Kane dan [Kylian] Mbappe mencetak lebih banyak gol daripada saya. Jadi, tidak, saya bukan yang terbaik,” kata Haaland merendah.

Ia justru memilih mengalihkan kredit kepada hubungan baiknya dengan Solbakken yang telah terbangun sejak sang pelatih menukangi tim nasional.

 

‘Si Santai’ yang Berubah Menjadi ‘Binatang Buas’

Karakter unik Haaland di luar dan di dalam lapangan diungkapkan oleh rekan setimnya, Sander Berge. Berge menyebut Haaland sebagai sosok yang sangat tenang sebelum laga, namun bisa mendadak berubah menjadi monster yang menakutkan bagi lini pertahanan lawan begitu peluit kick-off dibunyikan.

“Erling sangat efisien dan mematikan. Kapan pun, dia bisa menerobos pertahanan dan mencetak gol untuk kami. Dia selalu memberikan yang terbaik. Dia siap menghadapi tantangan apa pun,” puji Berge.

“Dia sebenarnya orang yang paling santai! Anda tidak akan tahu dia akan bermain sampai wasit meniup peluit. Kemudian ketika pertandingan dimulai, dia langsung bermain. Anda selalu bisa melihat semangatnya ketika pertandingan dimulai dan ada sesuatu yang dipertaruhkan. Dia seperti binatang buas,” pungkas Berge.

Lewat kemenangan meyakinkan ini, Norwegia mengirimkan sinyal bahaya kepada para pesaingnya di Piala Dunia 2026, membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap bersama sang “monster” lini depan, Erling Haaland. (yos)


Pos terkait