Diduga Cacat Demokrasi, Ketua Himaju Admin Kritisi Pemilihan ketua BEM Fispol Unsrat

Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi (Himaju Admin), Dereifel Amihi (foto : detikmanado/dedy)

MANADO, DetikManado.com – Fakultas Revormasi, julukan yang diberikan untuk Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sam Ratulangi (Fispol Unsrat), di tempat ini demokrasi dijunjung tinggi untuk setiap pemilihan pemimpin baru di setiap awal periode, dari semua organisasi mahasiswa (Ormawa).

Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi (Himaju Admin), Dereifel Amihi, mengatakan pemilihan untuk ketua di tiap ormawa sejak pertama kali menginjakkan kaki di Fispol, Rumah Revormasi sudah jelas harus melalui demokrasi atau pemilihan raya.

“Saya heran dengan keadaan sekarang, pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fispol ternyata cacat dekokrasi, sebab seperti biasanya pemilihan dilakukan melalui pemilihan raya, namun sekarang yang bisa memilih bukan lagi semua mahasiswa, melainkan hanya perwakilan dari Ormawa,” ujarnya pada hari ini Jumat (7/12/18).

“Darurat demokrasi, kata yang tepat untuk kejadian yang sedang terjadi di Fispol, saya rasa hak dari mahasiswa harus dijunjung dan diperjuangkan agar bisa terciptanya demokrasi yang baik di Kampus Revormasi, barometer semua Fakultas di Unsrat,” tuturnya.

Tidak semua mahasiswa yang berkuliah di Fispol masuk dalam ormawa jadi sebenarnya pemilihan ini tidak pantas dilakukan untuk memilih ketua BEM sebagai pemimpin tertinggi untuk kalangan mahasiswa.

“Harapan saya ke dapan semoga pimpinan Fakultas melalui Wakil Dekan Tiga bidang Kemahasiswaan dan Alumni untuk tidak lagi mengintervensi pemilihan pemimpin baru dari mahasiswa,” tandasnya. (Hardinan Sangkoy)


Pos terkait