Aliansi Mahasiswa Manado Kumpulkan 58.3 Juta Untuk Korban Bencana Sulteng

  • Whatsapp
Penggalangan dana untuk orban bencana sulteng oleh aliansi mahasiswa manado di depan kantor walikota Manado (foro :detikmanado)

MANADO, DM – Bencana alam gempa bumi dan tsunami yang mengguncang Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu menuai simpati dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa sejumlah perguruan tinggu negeri dan swasta di Manado.

Ketika bencana tersebut terjadi, para pimpinan mahasiswa di kota ini, secara spontanitas melakukan pertemuan pada munggi (30/09/2018) lalu, dimana hasil pertemuan tersebut, terbentuklah “aliansi mahasiswa se Kota Manado peduli Sulawesi Tengah” dengan koordinator Muhmmad Anzhar Tadete.

Muat Lebih

aksi penggalangan dana bencana sulteng oleh aliansi mahasiswa se Manado (foto : Ist)

Aliansi tersebut terdiri dari mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU), Politeknik Negeri Manado, Stikes Muhammadiyah, UNPI, IAIN, Poltekes, Unika De La Salle dan STAKN.

Anzhar Tadete yang ditemui sedang bersama dengan beberapa koordinator aksi dan pembina BEM UTSU Manado, Deyidi Mokoginta ST MSi, di salah satu rumah kopi kawasan magamas, senin (08/10/2018), mengungkapkan rasa terima kasihnya atas partisipasi warga Manado, yang telah memberikan bantuan bagi korban bencana Sulteng, melalui aliansi mahasiswa mahasiswa Manado.

“Saya atas nama teman-taman aliansi mahasiswa Manado, menyampaikan ucapan terima kasih kepasa semua pihak terutama warga manado, atas keihlasannya memberikan bantuan bagi korban bencana Sulteng, melalui mahasiswa yang melakukan aksi di jalan,  kami sangat bersyukur karena sumbangan yang terkumpul sebanyak Rp. 58.365.000, dana tersebut semuanya telah kami salurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Utara” jelas Anzhar Tadete.

Semenara itu, presiden mahasiswa UTSU, Ardiansyah Mustafa, mengurakian rincian perolehan dana “Dari tiga kali pelaksanaan aksi, jumlah sumbangan yang terkumpul, hari pertama Senin (01/10/2018) Rp. 27.739.000. Hari kedua Rabu (03/10/2018) Rp. 20.966.000. dan hari ketiga Senin (08/10/2018), Rp. 9.660.000, semua dana sumbangan disetor melalui Baznas setiap selesai aksi” terang Ardiansyah, sambil menyunjukan tiga kwitansi penyetoran.

Mahasiswa se Manado berkumpul di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) saat usai melakukan aksi penggalngan dana bencana Sulteng (Foto :detikmanado)

Ditempat yang sama, pembina badan eksekutif mahasiswa (BEM), UTSU Manado, Deyidi Mokoginta, ST. M.Si, ditemui bersama dengan beberapa koordinator aksi mahasiwa, mengungkan rasa bangganya kepada mahasiswa manado atas keberhasilan aksi sosial tersebut, “Sebagai pembina salah satu BEM di kota ini, tentunya saya sangat bangga apa yang sudah dilakukan oleh aliansi mahasiswa manado, mereka turun kejalan dengan kekuatan 1000 mahasiwa, mampu mengumpulkan sumbangan sebanyak itu, dan tidak ada permasalahan sedikitpun yang terjadi dilapangan, ini menandakan keikhlasan para mahasiswa dalam mengikuti aksi dan kehebatan masing-masing koordinator kampus dalam mengawasi anggotanya” tutur Mokoginta. (red)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *