Usai Ditertibkan, PKL Difasilitasi Perumda Pasar Pindah ke Pasar Cita

Satpol PP saat melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pusat Kota Bitung.

Bitung, DetikManado.com — Pasca penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan pusat Kota Bitung, Perumda Pasar langsung bergerak menyiapkan solusi.

Para pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar kini difasilitasi untuk menempati area Pasar Cita.

Plt Direktur Perumda Pasar Bitung, Ramlan Mangkialo, mengatakan pihaknya membuka ruang bagi seluruh PKL terdampak untuk kembali berjualan tanpa dibebani biaya sewa.

“Kami siapkan tempat di Pasar Cita. Silakan pedagang masuk, kami tidak kenakan biaya sewa,” kata Ramlan, Jumat 17 April 2026.

Menurutnya, langkah ini diambil agar aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan meski telah ditertibkan oleh Satpol PP.

Ramlan menjelaskan, pedagang hanya dikenakan biaya jasa pelayanan berupa kebersihan dan keamanan. Namun, pembayaran itu tidak bersifat wajib.

“Kalau mereka merasa keberatan, tidak kami paksakan. Yang penting mereka bisa tetap berjualan,” tegasnya.

Selain menyediakan lapak, Perumda Pasar juga tengah mengkaji skema pengaturan waktu berjualan. PKL direncanakan tetap bisa beraktivitas di pusat kota pada waktu tertentu, dengan penataan yang lebih tertib.

“Pagi sampai sore bisa di pusat kota dengan konsep yang lebih rapi. Malam hari bisa masuk ke Pasar Cita,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Direktur Operasional Perumda Pasar, Vanny Kaunang, memastikan pihaknya siap menampung dan mendampingi para pedagang.

“Kami sangat terbuka. Pedagang silakan datang, kami bantu fasilitasi agar usaha mereka tetap jalan,” kata Vanny.

Ia juga menegaskan Perumda Pasar siap menerima masukan dari pedagang untuk mencarikan solusi terbaik pasca penertiban.

“Kalau ada kendala, mari duduk bersama. Kami tidak ingin pedagang merasa dirugikan,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Satpol PP Kota Bitung menertibkan PKL yang berjualan di atas trotoar dan ruang milik jalan (Rumija) sebagai bagian dari penataan kota agar lebih tertib dan nyaman.

(Jamal Gani)


Pos terkait