Ungaran, DetikManado.com — Suasana kehangatan dan kebersamaan membuncah di RT 05 RW 02, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (27/7).
Puluhan personel TNI bersama warga setempat tampak bahu-membahu menaikkan atap, menurunkan genting, dan membongkar struktur bangunan lama milik Tupar (45).
Aksi gotong royong ini merupakan bagian dari kelanjutan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam agenda TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 yang digelar di Kodim 0714/Salatiga.
Sejak pagi, sinergi antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat sekitar terlihat begitu kental. Tanpa sekat, mereka saling mengoper material bangunan dan meratakan bagian rumah yang memprihatinkan agar bisa segera menghancurkan total menjadi perumahan yang aman dan layak.
Bagi Tupar, momen pembongkaran atap rumahnya menjadi garis awal terwujudnya impian puluhan tahun untuk memiliki tempat tinggal yang tak lagi bocor dan membahayakan keluarganya. Rasa haru tak mampu ia sembunyikan saat menyaksikan puluhan tetangga dan tentara bekerja keras demi rumahnya.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak TNI dan Pemerintah Kabupaten Semarang,” ujar Tupar dengan mata berkaca-kaca di lokasi pembangunan, Senin (27/7/2026).
Ia berharap kebaikan semua pihak yang terlibat mendapat balasan setimpal. “Berkat bantuan ini, rumah kami akan menjadi lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati. Semoga semua yang telah membantu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” tambahnya.
Kemajuan pengerjaan sasaran fisik ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Kehadiran Satgas TMMD di Desa Cukil tidak hanya membawa perubahan pada fisik bangunan, tetapi juga berhasil menghidupkan kembali tradisi gotong royong serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di pedesaan. (yos)















