Semarang, DetikManado.com — Pembangunan infrastruktur jalan cor di Dusun Kaliwarak, Desa Cukil, Kabupaten Semarang, kini memasuki babak baru dengan progres yang kian pesat. Dukungan pasokan material semen yang mengalir tanpa henti menjadi bahan bakar utama percepatan proyek program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0714/Salatiga tersebut.
Pengecoran akses jalan vital ini dikerjakan secara intensif melalui aksi gotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat pada Senin (27/7). Kehadiran material yang memadai memastikan pengerjaan jalan tidak menemu hambatan berarti di lapangan.
Pemerataan akses ini ditargetkan mampu memangkas waktu tempuh warga, memperlancar mobilitas hasil pertanian, serta menggerakkan roda perekonomian warga Desa Cukil secara berkelanjutan.
Pasokan material yang terjamin membuat target penyelesaian proyek kian realistis. Anggota Satgas TMMD Kodim 0714/Salatiga, Sertu Bambang, menegaskan bahwa ketersediaan logistik dan soliditas warga menjadi kunci utama kekuatan konstruksi jalan ini.
“Dukungan semen yang terus mengalir ini sangat menentukan percepatan kerja kami di lapangan. Pengecoran bisa terus berjalan sesuai target tanpa ada jeda. Namun yang paling penting, semangat gotong royong warga Desa Cukil yang bahu-membahu bersama anggota Satgas membuat pekerjaan berat ini terasa lebih ringan,” ujar Sertu Bambang di lokasi pengerjaan, Senin (27/7).
Sinergi di lapangan tak hanya fokus pada kecepatan, tetapi juga ketahanan infrastruktur jangka panjang. Dengan material yang sesuai standar dan pengerjaan yang teliti, jalan cor ini diharapkan tahan lama dan aman dilalui kendaraan pengangkut hasil bumi.Melalui program TMMD ini, Kodim 0714/Salatiga dan masyarakat Desa Cukil membuktikan bahwa kolaborasi kemanunggalan TNI dan rakyat adalah mesin penggerak efektif dalam mengakselerasi pembangunan di kawasan perdesaan. (yos)















