Manado, DetikManado.com – Polda Sulut pada, Jumat (9/1/2026), kembali mengungkap identitas 6 jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai Manado yang berhasil teridentifikasi. Dengan demikian, masih ada 6 jenazah masih dalam proses identifikasi.
‘’Pemeriksaan DNA ini akan bermakna jika ada DNA pembanding. Dari 6 yang terindetifikasi hari ini, DNA pembanding dari anak kandung,’’ ujar Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr Tasrif saat jumpa pers di RS Bhayangkara Manado pada, Jumat (9/1/2026).
Dia mengatakan, selanjutnya yang sisanya ada 6 jenazah lagi butuh waktu yang lebih lama untuk proses identifikasi. Hal ini disebabkan karena DNA pembanding itu ada dari kemenakan, adik dan kakak kandung.
‘’Butuh waktu lebih lama, karena tidak vertikal keturunan ke atas dan ke bawah. Dengan demikian tes DNA butuh beberapa waktu lagi untuk menyelesaikan pemeriksaan tersebut,’’ tutur Tasrif.
Diberitakan seblumnya, Polisi berhasil mengidentifikasi 6 jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai Manado. Dengan demikian dari total 16 korban tewas, sudah 10 jenazah yang terhasil teridentifikasi.
‘’Dengan ini kami sampaikan hasil dari proses identifikasi korban kebakaran Panti Werdha di Kota Manado yang terjadi pada MInggu 28 Desember 2025 lalu,’’ tutur Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr Tasrif saat jumpa pers di RS Bhayangkara Manado pada, Jumat (9/1/2026) pagi.
Dia menjelaskan, bahwa ada 4 jenazah yang sudah teridentifikasi pada 30 Desember 2026 lalu, dan sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing. Saat ini ada ketambahan lagi 6 jenazah yang berhasil teridentifikasi.
‘’Hari ini kami melaporkan perkembangan bahwa berdasarkan rapat rekonsiliasi antara Tim Ante Mortem, Post Mortem, dan beberapa ekspert, dan telah terbitnya hasil pemeriksaan DNA dari Laboratorium Pusdokkes Jakarta,’’ ujarnya.
Dia mengatakan, telah berhasil diindentifikasi sebanyak 6 korban, dari kecocokan data Ante Mortem, Post Mortem dan DNA. Pihaknya juga sudah menghubungi keluarga untuk mengambil jenazah tersebut.
‘’Ada 4 jenazah yang diserahkan hari ini, selanjutnya pada Sabtu satu jenazah, dan Minggu satu jenazah. Itu permintaan dari keluarga yang berada di beberapa tempat. Jadi ada dua jenazah yang belum kita serahkan hari ini,’’ ujar Tasrif. (yos)
Identitas 6 Jenazah Korban Kebakaran Panti Werdha Manado
- Kantong jenazah dengan Nomor PM/02/XII/2025/RSB cocok dengan Nomor AM 008 teridentifikasi sebagai Ny. Ruslin Rike Manembu, perempuan, 74 tahun, alamat Kelurahan Banjer Lingkungan I, Kecamatan Tikala, Kota Manado.
- Kantong jenazah dengan Nomor PM/07/XII/2025/RSB cocok dengan Nomor AM 007 teridentifikasi sebagai Ny. Jetje Mantaow, perempuan, 87 tahun, alamat Kelurahan Kotobangon, Lingkungan V, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu.
- Kantong jenazah dengan Nomor PM/08/XII/2025/RSB cocok dengan Nomor AM 003 teridentifikasi sebagai Ny. Jenny Tuegeh, perempuan, 71 tahun, alamat Desa Lansot, Jaga 1, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara.
- Kantong jenazah dengan Nomor PM/10/XIO/2025/RSB cocok dengan nomor AM 004 teridentifikasi sebagai Ny. Jenny Ivone Tumbelaka, perempuan, 70 tahun, alamat Kelurahan Teling Bawah, Lingkungan VI, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
- Kantong jenazah dengan Nomor PM/11/XII/2025/RSB cocok dengan Nomor AM 016 teridentifikasi sebagai Ny. Nurul Fitria, perempuan, 60 tahun, alamat Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
- Kantong jenazah dengan Nomor PM/15/XII/2025/RSB cocok dengan Nomor AM 009 teridentifikasi sebagai Ny. Adel Losu, perempuan, 75 tahun, alamat Kelurahan Wenang Selatan, Lingkungan IV, Kecamatan Wenang, Kota Manado.















