Jalan Beton TMMD Kodim 0714/Salatiga Pangkas Kendala Ekonomi dan Sekolah

Sejak Selasa (28/7/2026) pagi, atmosfer gotong royong memuncak di lokasi pengerjaan.

Semarang, DetikManado.com — Senyum optimisme kian terpancar dari raut wajah warga Dusun Cukil dan Dusun Kaliwarak, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Akses jalan penghubung antardusun yang bertahun-tahun rusak, berlubang, dan licin saat diguyur hujan, kini perlahan berganti menjadi hamparan beton kokoh yang siap membentang sempurna.

Sejak Selasa (28/7/2026) pagi, atmosfer gotong royong memuncak di lokasi pengerjaan.

Bacaan Lainnya

Deru mesin pengaduk semen bersahutan selaras dengan dentang tersebar warga dan prajurit TNI yang saling bahu-membahu meratakan materi ke dalam cetakan bekisting. Ritme kerja yang cepat dan teratur menjadi bahan bakar utama melesatnya kemajuan fisik pengecoran jalan tersebut.

Cuaca cerah sepanjang siang dimanfaatkan secara maksimal oleh para pekerja untuk mencapai target panjang betonisasi harian. Pasokan bahan baku utama seperti semen, pasir, dan batu spilit terpantau aman tanpa hambatan, sementara jalur yang telah dicor pada hari-hari sebelumnya mulai memasuki tahap perawatan intensif melalui penyiraman secara berkala dan penutupan karung basah guna menjaga kualitas struktur beton jangka panjang.

Kehadiran jalan mulus ini menjadi angin segar yang sangat dirindukan masyarakat setempat. Pembangunan infrastruktur jalan ini tidak hanya mengakhiri penderitaan anak-anak sekolah yang selama ini harus melintasi jalur berbahaya, tetapi juga dipastikan menjadi penggerak utama urat nadi perekonomian desa dengan memangkas waktu tempuh serta biaya distribusi hasil pertanian warga ke luar daerah.

Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM menyampaikan bahwa pembangunan akses jalan ini merupakan komitmen nyata TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya.

“Kami ingin memastikan kemudahan mobilitas warga, kelancaran anak-anak pergi menuntut ilmu, serta laju roda ekonomi di Desa Cukil bisa melonjak pesat setelah jalur betonisasi ini selesai seratus persen,” ujarnya.

Perangkat desa setempat juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi dan stamina manunggal antara TNI dan warga yang tidak surut hingga pengerjaan memasuki sebagian jalan. Sinergi ini dinilai menjadi simbol kemajuan serta eratnya tali kebersamaan antarelemen masyarakat di Kabupaten Semarang. (yos)

 


Pos terkait