Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Sulut Naik, Warga Diminta Perketat Prokes

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.

Manado, DetikManado.com – Warga Sulut diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan secara ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19. Pasalnya, jumlah kasus aktif Covid-19 bergerak naik, meski tidak signifikan.

“Kita selalu imbau kepada warga untuk tetap menerapkan prokes pencegahan Covid-19,” ujar Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Selasa (30/11/2021).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Provinsi Sulut, jika pada pekan lalu jumlah kasus aktif sebanyak 36 orang, maka kini sudah berada di angka 50 orang. Kenaikan ini memang tidak siginifikan, namun tetap diwaspadai.

“Ada penambahan 6 kasus aktif, sehingga jumlah akumulasinya mencapai 50 orang atau sebesar 0,14 persen,” ujar Dandel.

Dandel juga melaporkan ada penambahan 7 kasus baru positif Covid-19 di Sulut, sehingga jumlah akumulasinya mencapai 34.618 orang. Sedangkan untuk kasus meninggal dunia, jumlah akumulasinya 1.037 orang.

“Angka kematian atau case fatality rate sebesar 3,00 persen,” ujarnya.

Selanjutnya, ada penambahan 1 kasus pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Dengan demikian jumlah akumulasinya mencapai 33.531 orang.

“Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Sulut per 30 November 2021 adalah 96,86 persen,” ujar Dandel.

Sejumlah kegiatan terus dilakukan untuk mencegah oenyebaran Covid-19. Antara lain dengan sosialisasi prokes dan pembagian masker secara gratis, seperti yang dilakukan Satlantas Polres Kepulauan Talaud, akhir pekan lalu.

Kegiatan tersebut dipimpin Aiptu Edijon Pinusada bersama Aipda Roling Mabiang. Diawali dengan sosialisasi prokes dan tertib berlalulintas di SMA Negeri 1 Beo.

Sosialisasi diikuti para pelajar beserta guru dan Kepala Sekolah setempat. Dalam kesempatan ini Aiptu Pinusada mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor disiplin prokes dan tertib berlalulintas.

“Patuhi prokes 5M yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. Dan juga mengikuti vaksinasi, itu semua demi menekan laju penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi prokes di Pasar Baru Melonguane, sekaligus membagikan sekitar 150 lembar masker secara gratis kepada para penjual dan pembeli di pasar.

“Selain di pasar, pembagian masker gratis juga kami lakukan di ruas jalan menuju Pasar Mala. Masker dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas,” pungkas Pinusada. (joe)

 

Komentar Facebook

Pos terkait