Ketua Komisi IX DPR RI Bicara tentang Vaksin Covid-19, dan Keluarga Berkualitas

  • Whatsapp
Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene sata menyerahkan bantuan sembako untuk warga.

Tumpaan, DetikManado.com – Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia menjadi perhatian serius Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtuwene. Politisi Partai Nasdem dari Dapil Sulut ini menyorot merebaknya klaster penyebaran serta vaksin Covid-19.

“Sekitar bulan Februari atau Maret 2021 akan diproduksi 50 juta vaksin, ini akan digunakan oleh sekitar 25 juta orang. Artinya setiap satu orang menggunakan dua vaksin,” ujar Felly saat berada di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan, Minahasa Selatan, Sulut, Jumat (25/9/2020).

Bacaan Lainnya

Felly mengatakan, 25 juta warga yang akan menggunakan vaksi di tahap pertama adalah para tenaga medis, dan pejabat Negara. Hal ini dengan pertimbangan tenaga kesehatan adalah ragda terdepan dalam penanganan Covid-19, dan berpotensi besar terpapar. Demikian juga untuk pejabat Negara, yang setiap saat harus turun lapangan bertemu warga.

“Tapi vaksin untuk saya akan saya berikan ke orang lain,” ujarnya.

Terkait penyebaran Covid-19 di sejumlah instansi pemerintahan termasuk Kementrian Kesehatan (Kemenkes), Felly punya pandangan sendiri. Menurutnya, hal itu tak perlu dipolemikkan karena memang petugas kesehatan berpotensi besar terpapar Covid-19.

“Mereka ini turun ke lapangan untuk sosialisasi serta penanganan pandemi, sehingga terpapar. Jangan negative thinking,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika tenaga medis itu tidak turun lapangan bisa saja mereka tidak terpapar. Namun mereka menjalankan tugas, bertemu warga sehingga tertular Covid-19.

“Di sisi lain harus kita akui bahwa masyarakat kita tidak disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, ini juga jadi pemicu banyak tenaga medis terpapar,” katanya.

Dia mengajak semua pihak bahu membahu bersama pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kita berharap pandemi ini segera berakhir, dan kita kembali hidup normal,” ujarnya.

Selain membahas vaksin Covid-19, Felly juga menyinggung program yang dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama DPR RI. Program menuju keluarga berkualitas ini dilakukan melalui Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

“Kami Komisi IX DPR RI bersama BKKBN bersinergi untuk membangun keluarga berkualitas, meski memang program ini juga terkendala pandemi Covid-19,” ujarnya.

Namun menurutnya, itu harus tetap dilakukan untuk membangun generasi muda Indonesia yang tangguh dan berkualitas. Salah satunya adalah dengan merencanakan dan mempersiapkan keluarga yang berkualitas.

“Lewat perencanaan yang baik, keluarga yang berkualitas disiapkan, sekaligus menyiapkan generasi Indonesia yang berkualitas,” pungkasnya. (joe)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *