Otto Hasibuan: Advokat Jangan Pernah Khianati Klien

Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Prof Dr Otto Hasibuan SH MM tampil memberikan kuliah umum.

Manado, DetikManado.com – Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Prof Dr Otto Hasibuan SH MM tampil memberikan kuliah umum untuk ratusan mahasiswa yang hadir di Hotel Grand Whizse Manado, Selasa (05/11/2019).

Dalam acara yang merupakan rangkaian pelantikan pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Manado ini, Hasibuan mengingatkan sejumlah hal terkait profesi advokat. “Advokat harus bisa melakukan tugasnya untuk melayani dengan memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu sehingga tugas mulia ini terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Dalam kuliah umum yang mengangkat tema: Advokat Dalam Perspektif Penegakan Hukum ini, kembali menegaskan keluhuran profesi advokat. “Hanya perlu diingatkan jangan sampai jadi advokat karena hanya ingin jadi kaya, tapi lupa mengabdi untuk masyarakat yang lemah. Banyak advokat yang belum memahami profesi advokat yang sesungguhnya,” ujarnya.

Zaman dulu, kata dia, advokat adalah pengawal konstitusi di mana tanpa diperintah dan dibayar. Kalau ada rakyat yang dianiyaya atau ditindas maka advokat wajib melakukan pembelaan tanpa diminta sekalipun. Sebab advokat adalah pembela publik. “Dari dulu advokat sudah melekat pada diri masing-masing bahwa membela rakyat yang ditindas. Namun sekarang ini mulai hilang karena dianggap suatu beban padahal ini adalah suatu kewajiban yang mulia membela rakyat yang ditindas dan mengawal konstitusi tanpa dibayar,” beber pengacara yang membela Jessica pada kasus Mirna ini.

Dia juga mengingatkan jangan sekali-kali menghianati klien atau kecewa masalah pembayaran honor yang dianggap tidak sesuai. “Menjadi advokat harus pintar dan jujur, karena advokat adalah profesi yang setara dengan jaksa, hakim tetapi lebih indepeden sebagai mencari keadilan. Sebab yang dia bela adalah rakyat yang melawan penguasa atau pemerintah,” tukasnya.

Sehingga yang harus dilakukan adalah advokat harus pintar. Jika sebuah perkara yang dihadapi lalu kalah maka yang rugi masyarakat sebagai pihak yang dibela. “Advokat tidak akan bertahan lama kalau kerja hanya cari uang dengan menghalalkan segala cara. Tingkatkan kinerja, jujur, serius, maka otomatis kehidupan anda akan naik. Advokat adalah salah satu profesi yang punya potensi paling terbesar untuk memastikan berjalannya hukum dengan baik,” pungkasnya.

Sebelum kuliah umum itu dilakukan pelantikan PBH Peradi Manado Periode 2019 – 2022. Mereka dilantik secara resmi oleh Wakil Ketua Umum H Bun Yani SH MH.

PBH Peradi Manado ini dipimpin oleh Dance Novian Baeruma SH sebagai ketua, didampingi sejumlah pengurus lainnya. (ml/ali)

Komentar Facebook

Pos terkait