86 dibaca

Pesan Kapolda Jelang Pemecahan Rekor Dunia Selam Massal

  • Whatsapp
Pertemuan ini antara Polda Sulut beserta Panitia Lokal di Lotus Grand Ballroom Sintesa Peninsula Hotel, Manado.

Manado, DetikManado.com- Menjelang perhelatan akbar Guinness World Records (GWR) atau rekor dunia menyelam di Pantai Manado, Kawasan Megamas, 1-3 Agustus mendatang yang digagas oleh Wanita Selam Indonesia (WASI), digelar pertemuan, Kamis (11/07/2019).

Pertemuan ini antara Polda Sulut beserta Panitia Lokal di Lotus Grand Ballroom Sintesa Peninsula Hotel, Manado.

Muat Lebih

Kapolda Sulut, Irjen Pol R Sigid Tri Hardjanto menyampaikan, kegiatan itu bertujuan untuk mengecek sampai sejauh mana persiapan yang dilakukan. “Sekaligus untuk terus menggaungkan dan mensosialisasikan kegiatan yang spektakuler ini agar diketahui oleh masyarakat,” katanya.

Lanjut Kapolda, peserta dari Sulut khususnya Manado dan sekitarnya yang melakukan registrasi saat ini, sebanyak 1.040 orang. “Sebagai tuan rumah yang baik tentunya semua pihak dapat memotivasi diri dengan mempersiapkan segala sesuatu dengan baik, seperti fisik dan mental serta perlengkapan yang akan digunakan,” bebernya.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta dari Sulut untuk bersyukur dan bangga karena akan turut menjadi pelaku sejarah dalam pemecahan rekor dunia menyelam. “Mari kita buktikan kepada dunia bahwa kita mampu memberikan yang terbaik dengan mengikuti seluruh ketentuan yang sudah dibuat. Kita berharap acara spektakuler ini dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar,” tegasnya.

Sementara itu Gubernur Sulut, Olly Dondokambey melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang menyatakan, pemerintah beserta masyarakat Sulut mengapresiasi sekaligus sangat mendukung kegiatan pemecahan rekor dunia menyelam ini. “Karena melalui kegiatan tersebut, diharapkan juga dapat mempromosikan potensi pariwisata yang ada di wilayah Sulut,” tuturnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi technical meeting yang disampaikan oleh Divisi Penyelaman, Frans Rattu. Dijelaskannya, hari pertama, 1 Agustus, rangkaian penyelam terpanjang di bawah air (570 divers most human chain).

Kemudian hari kedua, tanggal 3 Agustus, ada beberapa sesi yaitu penyelaman massal terbanyak (3000 penyelam pria/wanita), dan pembentangan bendera merah putih terbesar yakni 26 x 39 meter.

Turut hadir dalam kegiatan ini, para Forkopimda Sulut, Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Karyoto beserta para Pejabat Utama Polda Sulut, Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut, Ny. Nunuk Sigid Tri Hardjanto beserta Pengurus, serta panitia.(ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *