Tanggapan Kapolda Sulut Terkait Maraknya Kasus Pembunuhan

  • Whatsapp
Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa saat diwawancarai wartawan di Mapolda Sulut.

Manado, DetikManado.com – Terkait dengan kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia yang bernama Gil Craystil Maanah, warga Desa Wori jaga II Kecamatan Wori yang dilakukan oleh seorang pria berinisial berinisial MM (41), mendapat tanggapan dari Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa.

Mantan Kapolda Maluku itu mengatakan, dulu saat menjabat Kapoltabes Manado pada tahun 2008 selama 8 bulan kasus pembunuhan terjadi sampai 10 kali. Bahkan dia menilai para tersangka tersebut tidak lain adalah mereka yang berteman kemudian terpancing emosi akibat minum keras. “Berarti harus diperketat kalau begitu. Baik dari produksi, perijinan dan penjualan minuman beralkohol,” beber Lumowa.

Bacaan Lainnya

Selain itu untuk mereduksi atau memperkecil tingkat konsumsi minuman beralkohol, Lumowa mengimbau para tokoh masyarakat dan tokoh agama serta tokoh pemuda untuk membantu pihak kepolisian dalam hal tersebut. “Terkait dengan hal ini saya ingin memulainya dari kami, jangan sampai ada anggota kepolisian yang mabuk kemudian terlibat keributan karena akan saya berikan sanksi tegas,” tegas Lumowa.

Dia juga sangat menyayangkan banyak kasus penganiayaan akibat mengkonsumsi minuman beralkohol yang sangat marak terjadi akhir-akhir ini. “Kalau kalian minum cuma sedikit terus mabuk berarti, kalian bukan laki-laki atau tidak jantan. Lebih baik jangan minum minuman keras,” pungkas Lumowa. (ml)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *