Terapkan Protokol Kesehatan, Begini Belajar Daring Hingga Bantuan di UTSU Manado

  • Whatsapp
Wakil Rektor 1 UTSU Manado Frans Lompoliuw bicara tentang pembelajaran online, bantuan paket pulsa hingga belum adanya terkonfirmasi positif Covid-19 di kampus UTSU Manado, Sulut, Senin (16/11/2020). (Foto: DetikManado.com/ Ardiansyah Mustafa).

Manado, DetikManado.com – Belajar dari rumah merupakan konsep pembelajaran yang baru di masa pandemi Covid-19. Kebijakan ini diambil sekolah dan universitas guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di kalangan guru dan siswa, maupun sivititas akademika kampus.

Salah satunya kampus yang menerapkan protokol Covid-19 adalah Universitas Teknologi Sulawesi Utara (UTSU) di Manado, Sulut. Di tengah pandemi Covid-19, UTSU Manado menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Bacaan Lainnya

Wakil Rektor 1 UTSU Manado Frans Lompoliuw menuturkan, UTSU sudah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan instruksi pemerintah, mulai dari staf administrasi, dosen dan mahasiswa.

Demikian pula dengan proses belajar mengajar menggunakan sistem daring yang juga instruksi dari pemerintah.

“Proses pembelajaran itu sudah berjalan dengan baik di UTSU,” ujar Lompoliuw, Senin (16/11/2020).

Lompoliuw mengatakan bahwa dari Yayasan Kampus memberikan bantuan bagi mahasiswa yang terkena dampak virus ini. Apalagi mahasiswa yang dari luar daerah, seperti Papua.

“Yayasan beserta dosen-dosen yang mempunyai kemampuan lebih berhimpun memberikan bantuan, baik itu berupa materi atau bahan pokok,” katanya.

Lebih jelasnya, dikarenakan mahasiswa masih belajar online atau daring, maka kebijakan dari rektor dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 9 memberikan bantuan paket data untuk mahasiswa dan dosen, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan lancar.

Tambah Lompoliuw, dengan aturan protokol kesehatan yang diterapkan di UTSU, sampai saat ini belum ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Alhamdulillah, puji tuhan sampai saat ini yang saya tahu mulai dari staf karyawan, dosen hingga mahasiswa tidak ada yang terkena Covid-19,” sebutnya.

“Ini merupakan satu ungkapan syukur dari kami, karena kami belum mendapatkan berita dari mahasiswa atau dosen yang terkena Covid-19,” tutup Lompoliuw. (tr-01)

Komentar Facebook
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *