Tengaran, DetikManado.com — Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Imam Sukayat, warga RT 16 RW 06 Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menunjukkan kemajuan signifikan.
Memasuki tahap akhir, pengerjaan kini fokus pada plesteran lantai teras dan pemasangan keramik agar hunian tersebut segera dapat ditinggalkan dengan nyaman.
Pekerjaan fisik yang dilakukan oleh personel Satgas TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga bersama masyarakat setempat ini berlangsung penuh ketelitian dan semangat gotong royong. Pemasangan keramik dilakukan secara presisi guna memastikan ketahanan bangunan sekaligus estetika rumah.
Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM menegaskan bahwa pengerjaan RTLH bukan sekadar perbaikan fisik bangunan semata, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Melalui program RTLH ini, TNI tidak hanya membangun rumah secara fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat. Kami ingin memastikan hunian ini memberikan rasa aman, nyaman, serta meningkatkan kualitas hidup Bapak Imam Sukayat dan keluarga,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho SIP MM, Selasa (4/8/2026).
Lebih lanjut, Komandan Kodim menekankan bahwa keterlibatan aktif warga dalam setiap tahap pengerjaan semakin memperkokoh hubungan kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah pedesaan.
Dengan terpasangnya keramik dan rampungnya tahap akhir teras, rumah layak huni bagi keluarga Imam Sukayat diperkirakan dapat segera ditempati dalam waktu dekat.
Program TMMD Reguler Ke-129 sekaligus membuktikan komitmen Kodim 0714/Salatiga dalam mendukung percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat daerah. (yos)















