PAD Kota Bitung Triwulan Satu Tembus Rp 24 Miliar

Plt Kepala Bapenda Kota Bitung Theo Rorong.

Bitung, DetikManado.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung justru menunjukkan taringnya dalam sektor pendapatan.

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bitung sukses mencatatkan kenaikan realisasi pajak daerah yang signifikan di awal tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang dihimpun, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bitung hingga Triwulan I 2026 telah mencapai Rp 24.243.033.933,45 atau 23,31% dari target tahunan Rp104 miliar.

Pajak Daerah Naik Signifikan

Sektor Pajak Daerah menjadi primadona dengan torehan Rp 17,96 miliar (data tabel mencatat Rp 17.963.727.524).

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang sebesar Rp 15,98 miliar, terdapat pertumbuhan positif yang menjadi angin segar bagi fiskal daerah.

Plt. Kepala Bapenda Kota Bitung, Theo Rorong, menegaskan bahwa capaian ini adalah bukti efektivitas strategi di tengah tekanan efisiensi fiskal nasional.

“Peningkatan penerimaan pajak pada triwulan pertama ini menjadi sinyal positif bagi optimalisasi PAD. Kami terus mendorong penggalian potensi pajak daerah yang belum maksimal,” ujar Theo Rorong, Kamis (9/4/2026).

Theo menjelaskan, kenaikan ini tidak lepas dari transformasi besar-besaran di tubuh Bapenda. Pihaknya kini fokus pada tiga pilar utama

Pertama mulai dari inovasi layanan digital untuk mempermudah warga membayar pajak tanpa harus antre.

Kedua, soal transparansi pengelolaan. Yakni, memastikan setiap rupiah yang dibayar wajib pajak tercatat secara real-time.

“Kemudian intensifikasi dan ekstensifikasi yakni, melakukan penyisiran terhadap potensi-potensi pajak baru yang selama ini belum tergarap optimal,” jelas dia.

Selain itu di sektor Lain yang meroket

selain pajak, pos Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan mencatatkan angka fantastis. Dari target Rp 5,5 miliar, realisasinya sudah mencapai Rp 5,28 miliar atau hampir rampung (96,09%) hanya dalam tiga bulan pertama.

Namun, Theo mengakui masih ada pekerjaan rumah di sektor Retribusi Daerah yang baru terealisasi sekitar 9,22% (Rp 631,9 Juta). Meski demikian, pihaknya optimis target total tahun ini akan terlampaui.

“Dengan capaian awal tahun ini, kami optimistis target PAD tahun 2026 dapat tercapai, bahkan berpeluang melampaui target yang telah ditetapkan,” pungkas dia. (Jamal Gani)

 

Rincian Capaian PAD Bitung Triwulan I 2026:

Pajak Daerah: Rp 17,96 miliar (19,82%)

Retribusi Daerah: Rp 631,9 Juta (9,22%)

Hasil Kekayaan Daerah: Rp 5,28 miliar (96,09%)

Lain-lain PAD yang Sah: Rp 362,6 Juta (36,27%)

 


Pos terkait