AJI Manado Desak Kapolda Sulut Beri Perhatian Terhadap Pengusutan Kematian Riyo Noor

Aksi unjuk rasa AJI Manado di depan Markas Polda Sulut, Rabu (3/5/2023), untuk menuntut pengungkapan kasus tabrak lari yang menyebabkan jurnalis Riyo Noor meninggal dunia. (Foto: Dokumentasi AJI Manado)

Manado, DetikManado.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado mempertanyakan kinerja aparat Kepolisian terkait pengusutan kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menyebabkan kematian Jurnalis Riyo Noor.

“Kami mempertanyakan sejauh mana perkembangan atas upaya pengusutan yang dilakukan polisi terhadap kasus lakalantas yang menyebabkan kematian Jurnalis Riyo Noor,” tegas Ketua AJI Manado Fransiskus Talokon didampingi Sekretaris Isa Anshar Jusuf, Senin (11/9/2023).

Bacaan Lainnya

Apalagi menurut mereka kejadian itu telah terjadi sejak 11 Maret 2023. Sehingga jika dihitung hari telah 6 bulan telah berlalu.

“Polisi jangan tutup mata, karena ini persoalan kemanusian. Dan jika dibiarkan, siapa saja bisa mengalami hal serupa dengan almarhum. Jangan – jangan ada orang besar di balik semua ini lantas didiamkan,” tambah keduanya.

Koordinator Advokasi AJI Manado Roni Sepang menambahkan bahwa kejadian ini merupakan ancaman terhadap jurnalis di Sulut ketika akan melaksanakan tugas. Karena kejadiannya saat korban hendak melakukan tugas peliputan.

Komentar Facebook

Pos terkait