Manado, DetikManado.com – 42 warga Sulawesi Utara (Sulut) yang terdampak kerusuhan di Wamena Papua, Kamis (10/10/2019) pagi sekitar pukul 10.10 Wita, tiba di Pangkalan Udara Sam Ratulangi Manado.
Puluhan warga dari berbagai daerah di Sulut ini tiba dengan menumpang pesawat Hercules milik TNI AU.
Jhohanes Charlos, salah satu di antara puluhan warga yang pulang dari Wamena ke Sulut, saat diwawancarai DetikManado.com mengatakan, dia akan kembali ke Wamena Papua jika kondisinya sudah aman.
Dia kemudian mengisahkan apa yang dialaminya bersama keluarga saat kerusuhan terjadi.
“Waktu kejadian di Wamena, rumah saya dilempari dengan batu dan hanya kaca saja yang pecah, mereka melempar dari arah jalan dekat stadion sepak bola di perumahan DPR,” jelasnya.
Lanjutnya, kemudian pada waktu mereka melempari rumah, anak-anak semua merasa ketakutan dan lari ke belakang. “Anak saya menangis, dan ada mertua juga yang ketakutan lari ke belakang langsung berdoa,” jelasnya.
Melihat hal itu, lanjut Charlos, dia langsung ke depan dan menunggu. “Apabila mereka masuk saya tidak tahu lagi mungkin hal apa yang akan terjadi,” ujarnya.
Charlos juga mungucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut, telah memfasilitasi kepulangan mereka ke Manado. “Rasanya senang sekali semuanya gratis dari Wamena sampai Manado, dan juga diantar pulang ke Kecamatan Tombulu kabupaten minahasa,” pungkasnya. (tr-02)













